
Banjir di Bengkulu Tengah Mengancam Puluhan Rumah
Banjir yang melanda wilayah Bengkulu Tengah sejak Jumat (2/1/2026) dini hari hingga malam hari menyebabkan puluhan rumah warga terendam air. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menjadi penyebab utama banjir tersebut. Dampaknya dirasakan oleh tiga desa, yaitu Desa Taba Jambu Kecamatan Pondok Kubang, Desa Talang Empat, serta Desa Taba Terunjam Kecamatan Karang Tinggi.
Berdasarkan laporan lapangan, Desa Taba Terunjam menjadi wilayah yang paling parah terkena dampak banjir. Sebanyak 40 unit rumah warga terendam air dengan ketinggian yang bervariasi. Di beberapa titik, air mencapai ketinggian hingga 1,5 meter. Akibatnya, sejumlah warga terpaksa mengungsi sejak Sabtu (3/1/2026) dini hari. Mereka memindahkan barang-barang berharga ke lokasi yang lebih tinggi, termasuk ke sisi jalan desa.
Tenda darurat beserta perabotan dan barang elektronik tampak berjejer di pinggir jalan yang tidak terendam air. Selain itu, empat ruas jalan di Kabupaten Bengkulu Tengah juga terendam banjir. Ruas jalan tersebut berada di Kecamatan Bang Haji di Desa Kembang Ayun dan Desa Pagar Dewa, di Kecamatan Talang Empat di Desa Taba Pasmah, serta di Kecamatan Semidang Lagan berada di Desa Lagan.
Respons Pemerintah Daerah
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, Ayatul Mukhtadin, bersama jajaran Pemkab Bengkulu Tengah langsung turun ke lokasi banjir di Desa Taba Terunjam untuk meninjau kondisi warga terdampak. Ia menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan sesuai arahan Bupati.
“Hari ini, sesuai arahan Bupati, kami langsung turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat kita yang terdampak banjir,” ujar Ayatul Mukhtadin saat diwawancarai.
Selain melakukan peninjauan, Pemkab Bengkulu Tengah juga membuka layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak. Satu unit mobil ambulans disiagakan di lokasi banjir lengkap dengan tim medis. “Ambulans sudah kita siapkan di lokasi. Ada tim medis juga, masyarakat yang ingin berobat silakan datang dan tentunya tidak dipungut biaya,” katanya.
Terkait penyaluran bantuan, Ayatul menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap seluruh warga terdampak agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. “Kita akan data dulu seluruh warga terdampak, setelah itu bantuan seperti sembako dan kebutuhan lainnya akan segera kita salurkan,” ucapnya.
Kebutuhan Mendesak Warga
Sementara itu, Kepala Desa Taba Terunjam, Fajar Santoso, menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini adalah makanan siap saji, peralatan memasak, tempat pengungsian, serta layanan medis. “Warga sudah kita evakuasi sejak malam. Sampai sekarang kami belum bisa memasak karena banyak peralatan yang terendam banjir. Makanan siap saji sangat dibutuhkan saat ini,” ungkap Fajar.
Hingga berita ini diturunkan, air masih menggenangi sejumlah rumah warga dan petugas terus bersiaga di lokasi untuk membantu masyarakat terdampak banjir. Mereka berupaya memberikan bantuan dan memastikan kondisi warga tetap aman dan nyaman.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar