Rayakan Tahun Baru 2026 Bersama Korban Bencana di Tapsel, Prabowo: Presiden Tak Pernah Tinggalkan!

Presiden Prabowo Subianto Hadiri Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama warga yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kehadiran Presiden didampingi oleh sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo mengungkapkan bahwa rencananya awalnya adalah untuk berkunjung ke Aceh. Namun, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan membuat agenda tersebut dialihkan ke Tapanuli Selatan. Ia menjelaskan hal ini saat berada di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada malam hari tanggal 31 Desember.

Rasa Syukur dan Kebersamaan dalam Menghadapi Kesulitan

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan rasa syukurnya karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat di tengah suasana sulit. Ia mengajak seluruh warga untuk terus bersyukur dan berdoa agar diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

“Jadi saudara-saudara sekalian, tentunya kita selalu bersyukur kehadirat Allah SWT kita masih diberi kesehatan,” ucap Prabowo di hadapan warga yang berkumpul menyambut malam pergantian tahun.

Menurut Prabowo, bencana dan kesulitan adalah bagian dari ujian kehidupan yang harus dihadapi dengan keteguhan hati. Ia menegaskan bahwa musibah tidak boleh melemahkan semangat dan persatuan bangsa.

“Kita tentunya berdoa terus bahwa Yang Maha Kuasa akan memberikan yang terbaik untuk kita, kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan,” ucap Prabowo.

Pentingnya Keikhlasan dan Ketegaran Jiwa

Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan, kekuatan jiwa, serta ketegaran dalam menghadapi situasi sulit. Ia menekankan bahwa kebersamaan adalah kunci untuk bangkit dari bencana.

“Tapi kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar, jiwa kita,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan merata. Menurutnya, pemerintah dan rakyat harus berjalan beriringan dalam menghadapi setiap tantangan.

“Dan yang paling penting tadi kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” urai Prabowo.

Jaminan Pemerintah untuk Warga Terdampak Bencana

Lebih lanjut, Prabowo memberikan jaminan langsung kepada warga terdampak bencana bahwa negara tidak akan abai. Ia menegaskan komitmen kepemimpinannya untuk selalu bersama rakyat, terutama di masa-masa sulit.

“Dan percayalah bahwa pemerintah, bahwa pemimpin-pemimpin mu, bahwa presiden mu, tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian. Kita akan bersama,” pungkasnya.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk tetap dekat dengan rakyat, terutama dalam situasi yang penuh tantangan. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, ia menunjukkan bahwa kepedulian terhadap rakyat tetap menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan