
BANDUNG, nurulamin.pro
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengakui bahwa perjalanan dalam memimpin kota tidak selalu mulus. Ia menyebut berbagai tantangan yang dihadapi sudah sangat lengkap, mulai dari bencana hingga kerusuhan. Hal ini ia sampaikan dalam refleksi akhir tahun 2025 di Balai Kota Bandung. Farhan menjabat sebagai wali kota sejak 10 bulan lalu, dan dilantik pada bulan Februari 2025.
"Saya kira ini tahun pertama saya menjadi wali kota. Seperti yang disampaikan Pak Kapolres, tahun pertama ujiannya sudah komplet, dari masalah bencana, kerusuhan, hingga masalah hukum," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Rabu (31/12/2025) malam.
Farhan menyatakan bahwa dukungan dari Forkopimda sebagai mitra Pemerintah Kota Bandung sangat membantu dirinya dalam melewati kesulitan. Ia menilai tahun 2025 sebagai tahun pembelajaran bagaimana cara menghadapi berbagai masalah.
"Kita pelajari bersama. Insyaallah tahun 2025 menjadi tahun pembelajaran, belajar betul bagaimana caranya menghadapi berbagai macam masalah," ujarnya.
Alhamdulillah saya didukung oleh banyak sekali pihak, terutama Forkopimda, Kepolisian, TNI tiga matra, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, semuanya sangat kompak. Bahkan dari BIN juga sangat memberikan perhatian lebih kepada kita semua," imbuhnya.
Fokus Pembenahan Permukiman di Tahun 2026
Di tahun 2026, Farhan mengatakan bahwa evaluasi harus dilakukan di tingkat kewilayahan dalam rangka fokus pembenahan permukiman dan lingkungan. Pihaknya telah memiliki program prakarsa. Selain itu, juga akan meningkatkan kerja sama dengan Forkopimcam untuk masalah pengamanan bencana.
"2026 kita akan tetap fokus pada pembenahan permukiman dan wilayah, melalui program Prakarsa. Kerja sama juga dengan Forkopimcam untuk melakukan pengamanan, karena di Forkopimcam, untuk masalah pengamanan dan bencana, deteksi dini dan penjagaan dini itu sangat penting," jelasnya.
Berkat program Siskamling Siaga Bencana yang dilaksanakan setiap hari sejak beberapa bulan lalu, Farhan optimistis Kota Bandung saat ini sudah tanggap bencana.
"Itu yang benar-benar kita pelajari selama tahun 2025. Sehingga alhamdulillah, setiap kali terjadi bencana di Kota Bandung sampai hari ini, semuanya bisa kita tangani dengan baik," katanya.
Program dan Strategi untuk Masa Depan
Farhan menjelaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun yang lebih fokus pada penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satu strategi utamanya adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah kota dengan berbagai instansi terkait, seperti kepolisian, TNI, dan lembaga pemerintahan lainnya.
- Dalam hal pengelolaan bencana, pihaknya akan terus memperkuat sistem deteksi dini serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.
- Di bidang permukiman, pihaknya akan memprioritaskan perbaikan kualitas lingkungan hidup, termasuk pengelolaan sampah dan pengembangan ruang terbuka hijau.
- Selain itu, pemerintah kota juga akan memperluas partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan, sehingga dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan langkah-langkah tersebut, Farhan berharap Kota Bandung dapat terus berkembang secara berkelanjutan, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar