
LUMAJANG, nurulamin.pro- Banjir lahar hujan Gunung Semeru kembali menerjang aliran Sungai Regoyo di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/1/2026).
Akibatnya, seorang relawan yang nekat menyeberang saat debit air masih besar sempat terseret sejauh 7 meter.
Detik-detik relawan terseret banjir lahar hujan Gunung Semeru terekam oleh ponsel warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Dalam rekaman video yang diterima nurulamin.pro, tampak relawan yang hendak pulang usai membantu warga di Dusun Sumberlangsep nekat menyeberangi derasnya banjir lahar.
Di tengah-tengah sungai, tiba-tiba relawan tersebut kehilangan keseimbangan dan terjatuh hingga terseret hingga 7 meter dari posisi semula karena saking derasnya arus banjir lahar.
Beruntung, di sebelah kanan korban terdapat relawan lain yang sigap menangkapnya.
Sehingga, relawan yang terseret tersebut tidak sampai mengalami luka yang fatal dan akhirnya bisa menyeberangi Sungai Regoyo dengan selamat.
Andrik, salah satu warga mengatakan, relawan yang terjatuh itu nekat menyeberangi derasnya banjir lahar lantaran khawatir banjir kembali meluap ke Dusun Sumberlangsep seperti pada 6 Desember 2025.
"Tadi habis bantu-bantu di sini langsung mau pulang begitu dapat kabar ada banjir, takut banjirnya besar dan meluap lagi," kata Andrik di Jugosari, Minggu (11/1/2026).
Banjir lahar hujan juga menyebabkan akses jembatan limpas di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terputus.
Besarnya banjir lahar membuat jembatan limpas tertutup air dan meterial pasir dan batu yang ikut hanyut.
Akibatnya, 3 dusun di Desa Gondoruso tidak bisa diakses sampai banjir reda.
"Tadi banjirnya kecil pas saya keluar, ini mau balik sudah besar, terpaksa nunggu reda dulu baru bisa pulang," kata Ibnu, salah satu warga Gondoruso.
Informasi yang dihimpun nurulamin.pro, banjir lahar hujan Gunung Semeru juga menyebabkan letusan sekunder yang mengakibatkan hujan abu di Kecamatan Pronojiwo.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar