
Ringkasan Berita:
- Tema renungan harian katolik “Mengikuti Yesus”.
- Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini dengan warna liturgi hijau.
- Bacaan hari 1Sam. 1:1-8; Mzm. 116:12-13,14,17,18-19; Mrk. 1:14-20 dan cO Kej 1:1-2:4a.
nurulamin.pro, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Senin 12 Januari 2026.
Tema renungan harian katolik “Mengikuti Yesus”.
Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari 1Sam. 1:1-8; Mzm. 116:12-13,14,17,18-19; Mrk. 1:14-20 dan cO Kej 1:1-2:4a.
Bacaan Pertama:
1Sam 1:1 Ada seorang laki-laki dari Ramataim-Zofim, dari pegunungan Efraim, namanya Elkana bin Yeroham bin Elihu bin Tohu bin Zuf, seorang Efraim.
1Sam 1:2 Orang ini mempunyai dua isteri: yang seorang bernama Hana dan yang lain bernama Penina; Penina mempunyai anak, tetapi Hana tidak.
1Sam 1:3 Orang itu dari tahun ke tahun pergi meninggalkan kotanya untuk sujud menyembah dan mempersembahkan korban kepada TUHAN semesta alam di Silo. Di sana yang menjadi imam TUHAN ialah kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas.
1Sam 1:4 Pada hari Elkana mempersembahkan korban, diberikannyalah kepada Penina, isterinya, dan kepada semua anaknya yang laki-laki dan perempuan masing-masing sebagian.
1Sam 1:5 Meskipun ia mengasihi Hana, ia memberikan kepada Hana hanya satu bagian, sebab TUHAN telah menutup kandungannya.
1Sam 1:6 Tetapi madunya selalu menyakiti hatinya supaya ia gusar, karena TUHAN telah menutup kandungannya.
1Sam 1:7 Demikianlah terjadi dari tahun ke tahun; setiap kali Hana pergi ke rumah TUHAN, Penina menyakiti hati Hana, sehingga ia menangis dan tidak mau makan.
1Sam 1:8 Lalu Elkana, suaminya, berkata kepadanya: "Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu dari pada sepuluh anak laki-laki?"
Mazmur Tanggapan:
Mzm 116:12 Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?
Mzm 116:13 Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN,
Mzm 116:14 akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya.
Mzm 116:17 Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN,
Mzm 116:18 akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya,
Mzm 116:19 di pelataran rumah TUHAN, di tengah-tengahmu, ya Yerusalem! Haleluya!
Injil Katolik:
Mrk 1:14 Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,
Mrk 1:15 kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"
Mrk 1:16 Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Mrk 1:17 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mrk 1:18 Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mrk 1:19 Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.
Mrk 1:20 Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.
Renungan Harian Katolik
“Mengikuti Yesus”
Di Galilea, Yesus memberitakan, “Saatnya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!". Pewartaan Yesus ini disambut baik oleh Simon dan Andreas, saudara Simon, karena mereka yang sedang menebar jala ikan di danau kemudian memutuskan untuk menanggapi panggilan Yesus untuk menjadi penjala manusia. Begitu pula dengan Yakobus dan Yohanes yang rela meninggalkan perahu dan ayah mereka lalu pergi mengikuti Yesus.
Kerelaan Simon dan kawan-kawan untuk segera mengikuti Yesus tentu bukan tanpa dasar. Mereka menyaksikan dengan jelas "Kerajaan Allah" dalam diri Yesus yang mengajak mereka. Kesediaan mereka untuk mengikuti-Nya merupakan bagian dari jalan pertobatan yang ingin mereka lalui, sebab dari awal Yesus menyerukan pertobatan. Jalan pertobatan itu mereka pilih terlebih dahulu dengan mendekatkan diri dengan Yesus, mengikuti-Nya dan menyebarkan kasih bagi setiap orang yang akan mereka layani.
Dalam dinamika hidup ini, kita juga tentu memiliki kesadaran tersendiri untuk memilih jalan pertobatan. Para murid yang dipanggil hari ini menunjukkan kepada kita kesaksian bahwa menjadi pengikut Yesus yang siap sedia serta rela berkorban merupakan pilihan radikal dalam pertobatan. Kita mendekatkan diri dengan-Nya, lalu menanggalkan ego demi kebaikan sesama yang kita jumpai di rumah, Gereja dan di tengah masyarakat. Panggilan kita bermula dari pertobatan pribadi, dan kemudian berdaya transformatif bagi sesama yang kita layani.
Ya Tuhan, semoga panggilan hidup yang kami terima dari-Mu memampukan kami untuk menjadi pentobat yang sejati. Amin.(Sumber iman katolik.com/adiutami.com/kgg).
Berita nurulamin.proLainnya di Google News
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar