
Renungan Harian Katolik
Senin 12 Januari 2026
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
PANGGILAN: BERSEDIA SETIA UNTUK SEGERA BERALIH
(1Sam. 1:1-8; Mzm. 116:12-13.14.17.18-19; Mrk. 1:14-20)
"Mereka segera meninggalkan jalanya, dan mengikuti Yesus." (Mrk. 1:18)
Tuhan butuh manusia untuk misi keselamatan. Panggilan itu mendesak sebab Kerajaan Allah sudah dekat.
Syaratnya menjawab dan mengikuti Tuhan ialah keterbukaan untuk mendengar dan mengikuti Tuhan.
Tuhan punya kuasa untuk membentuk karakter, mengubah perilaku dan mendorong untuk beralih.
Para murid perdana: Simon, Andreas, Yohanes dan Yakobus, mendengar suara panggilan Tuhan Yesus, dengan sikap tanggap dan segera mengikuti-Nya. Para murid pertama tidak membuat pertimbangan akan risiko dalam menjawabi panggilan Tuhan.
Apa lagi mengubah pekerjaan pokok dari nelayan menjadi penjala manusia. Medan berbeda, tantangan berat, tujuan perutusan yang tak menentu.
Kesuksesan dalam profesi apa pun hal utama yang menentukan ialah ketahanan diri dalam menghadapi risiko yang menimpa. Sikap sabar, ulet, lemah lembut dan berbudi halus dalam perkataan dan tindakan amat sangat dibutuhkan bagi seorang pribadi yang terpanggil.
Menjadi penjala manusia bukanlah perkara yang mudah. Para nelayan yang sudah tertantang hebat dalam profesi sebagai penangkap ikan, Tuhan perhitungkan untuk profesi baru mereka sebagai penjala manusia. Bersama Tuhan Yesus segala sesuatu adalah mungkin.
Dalam hidup berkeluarga hal yang dituntut sama yaitu kesediaan mempersiapkan diri untuk beralih.
Hal melekat yang mesti disadari sebagai orang beriman dalam peralihan itu adalah berpegang teguh pada petunjuk ilahi Tuhan.
Elkana bersama kedua istrinya dalam Kitab Pertama Samuel menegaskan tanggung jawab sebagai seorang suami dalam hal iman dan juga sikap adil dan penuh kasih bagi kedua istri serta anak-anak yang Tuhan anugerahkan kepadanya.
Walau istri pertamanya Hana tidak mempunyai turunan, dan hatinya selalu disakiti oleh Penina istri keduanya, Elkana lebih mengasihi Hana yang membuat dirinya berharga.
Elkana adalah seorang yang unggul dalam iman, ia mengarahkan keluarganya pada hidup doa dan taat kepada Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan itu baik dalam hidupnya.
Pemazmur memberi tanggapan dalam madah pujiannya, "Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebaikan-Nya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama Tuhan." (Mzm. 116:12-13).
Tuhan memanggil setiap orang baik pria maupun wanita untuk terlibat dalam misi agung-Nya. Siap dan setia ikut Tuhan, menuruti apa pun yang Ia mau. Panggilan itu mendesak sebab keselamatan tidak bisa ditunda.
Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Senin/Pekan Biasa I/A/II, 120126)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar