Resep Arem-Arem Oncom Tahan Lama by Chef Rudy Choirudin

Arem-Arem: Camilan Tradisional yang Gurih dan Tahan Lama

Arem-arem adalah camilan tradisional yang telah lama menjadi favorit masyarakat Indonesia. Dikenal dengan bentuknya yang sederhana, yaitu nasi aron yang dibungkus daun pisang dan diisi dengan bahan-bahan gurih seperti oncom, ayam, atau abon. Meskipun tampilannya mirip dengan lontong, arem-arem memiliki ciri khas yang membedakannya, yaitu penggunaan santan dalam proses pembuatannya. Selain itu, arem-arem juga hadir dalam berbagai variasi isi, mulai dari sayuran hingga daging.

Salah satu variasi yang paling diminati adalah arem-arem isi oncom. Rasa gurih pedas yang ringan, aroma khas oncom, dan tekstur yang lebih lembut membuatnya menjadi pilihan istimewa. Namun, tidak semua arem-arem mampu bertahan lama tanpa cepat basi, terutama jika menggunakan santan. Untuk mengatasi masalah ini, Chef Rudy Choirudin memberikan tips praktis agar arem-arem bisa lebih tahan lama.

Tips Mengawetkan Arem-Arem ala Chef Rudy Choirudin

Chef Rudy Choirudin memiliki teknik memasak berlapis yang dapat Anda praktikkan di rumah. Teknik ini mencakup beberapa tahapan penting, mulai dari pengolahan nasi aron hingga proses pemasakan dalam presto. Berikut penjelasan lengkapnya:

Bahan-Bahan

  • Bahan 1 (Nasi Aron)
  • 600 gram beras, dicuci bersih
  • 2 liter santan sedang (1800 ml air + 4 sachet santan instan)
  • ½ sendok teh garam

  • Bahan 2 (Bumbu Halus/Blender)

  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 5 buah cabai merah iris
  • 5 buah cabai rawit merah
  • 3 cm kencur
  • 3 lembar daun jeruk (sobek dulu)
  • 2 sendok teh terasi
  • 1½ sendok teh garam
  • 75 ml air

  • Bahan 3 (Isian Oncom)

  • 3 sendok makan minyak goreng
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan gula merah
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 50 ml air
  • 250 gram oncom, sudah dikukus dan dihancurkan kasar
  • 15 buah cabai rawit hijau utuh

  • Bahan 4 (Untuk Presto & Pembungkus)

  • 1 lembar daun pandan
  • 4 lembar daun salam
  • 3 liter santan encer (3 liter air + 1 sachet santan instan)
  • 1 sendok makan garam
  • Daun pisang dan tali/benang untuk mengikat

Langkah Membuat Arem-Arem

  1. Membuat Nasi Aron
  2. Masukkan beras dan 1½ liter santan sedang ke dalam wajan atau panci anti-lengket.
  3. Tambahkan garam, masak sambil diaduk hingga mulai menjadi aron.
  4. Siram sedikit demi sedikit sisa santan hingga beras menjadi aron lembek namun tetap berbutir.
  5. Angkat dan biarkan agak hangat sebelum digunakan untuk membungkus.

  6. Isian Oncom

  7. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang sempurna.
  8. Tambahkan kecap manis, gula merah, gula pasir, dan 50 ml air. Aduk hingga mendidih.
  9. Masukkan oncom, aduk sampai bumbu meresap dan oncom terbalut rata.
  10. Tambahkan cabai rawit hijau utuh. Matikan api.

  11. Bungkus Arem-Arem

  12. Ambil dua lembar daun pisang yang sudah dilemaskan.
  13. Letakkan ±2 sendok makan nasi aron.
  14. Tambahkan 1 sendok makan isian oncom.
  15. Tutup kembali dengan sedikit nasi aron.
  16. Rapikan dan bungkus dengan teknik tum (melipat kedua ujung daun), lalu gulung dan ikat erat.

  17. Memasak dengan Presto

  18. Jika sudah, siapkan presto. Letakkan daun pandan dan daun salam di dasar panci.
  19. Susun arem-arem hingga penuh namun tidak terlalu rapat.
  20. Tuang santan encer yang sudah diberi garam hingga arem-arem terendam.
  21. Tutup presto, masak dengan api sedang sampai berbunyi.
  22. Setelah mulai bersuara, kecilkan api dan masak 1 jam.
  23. Matikan api, biarkan tekanan turun sendiri (jangan paksa buka atau dinginkan cepat).
  24. Setelah tidak mendesis, buka tutup presto dan tiriskan arem-arem.

Setelah dingin atau hangat, buka ikatan, susun dalam piring saji, dan hidangkan.

Kelebihan Teknik Presto dalam Membuat Arem-Arem

Teknik penggunaan santan encer dalam presto bukan hanya membuat arem-arem matang hingga ke inti, tetapi juga membantu hidangan ini lebih awet dan tidak cepat basi. Teknik ini cocok untuk dibawa sebagai bekal bepergian jauh, atau disajikan dalam acara keluarga.

Selain itu, proses pemasakan yang perlahan dan bertekanan membuat tekstur nasi lembut namun tetap kokoh saat dipotong. Dengan mengikuti langkah-langkah dari resep Chef Rudy secara detail, kamu bukan hanya membuat arem-arem oncom biasa, tetapi menghadirkan versi yang lebih harum, lebih lembut, dan lebih tahan lama dibandingkan metode kukus tradisional.

Hidangan ini juga sangat fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Kamu bisa menyajikannya sebagai sarapan praktis, teman minum teh sore, hingga suguhan dalam arisan. Menariknya lagi, resep ini mudah disesuaikan dengan selera misal dengan menambah irisan cabai rawit untuk rasa lebih pedas, mengganti sebagian oncom dengan tempe untuk variasi tekstur, atau menambahkan suwiran ayam jika ingin versi yang lebih berprotein.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan