
Anggota DPRD SBT Serap Aspirasi Masyarakat di Desa Bemo
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Idrus Wakano, melakukan kegiatan reses di Desa Bemo, Kecamatan Wirinama, pada Rabu (24/12/2025). Dalam pertemuan tersebut, ia menerima berbagai aspirasi dari masyarakat setempat yang mencerminkan kondisi yang memprihatinkan.
Salah satu isu utama yang disampaikan adalah masalah sektor pendidikan. Masyarakat mengeluhkan berbagai kendala yang dihadapi oleh guru-guru sekolah dasar. Menurut Idrus Wakano, banyak guru yang berasal dari luar wilayah Wirinama dan hingga saat ini masih kesulitan dalam mendapatkan tempat tinggal yang layak.
“Di sektor pendidikan, ada keluhan dari guru-guru sekolah dasar. Banyak guru yang berasal dari luar Wirinama dan sampai hari ini mereka kesulitan soal tempat tinggal,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar guru masih tinggal di rumah-rumah warga karena belum tersedianya rumah dinas yang layak. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap masalah perumahan guru.
“Intinya mereka minta perhatian serius pemerintah daerah terhadap perumahan guru. Sampai sekarang masih ada yang menumpang di rumah warga,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait kondisi Sekolah Menengah Pertama (SMP) 5 Seram Bagian Timur di Kecamatan Wirinama. Mereka menilai bahwa sekolah tersebut membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait, khususnya terkait pembangunan dan penyempurnaan fasilitas sekolah.
“Untuk SMP Wirinama, memang butuh perhatian serius. Pembangunan gedungnya harus benar-benar dituntaskan agar aktivitas belajar mengajar berjalan maksimal,” katanya.
Idrus Wakano menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD. Ia berharap agar pemerintah daerah dapat segera merespons keluhan-keluhan tersebut dengan tindakan nyata.
Isu Pendidikan yang Membutuhkan Perhatian Serius
Beberapa isu yang muncul dalam pertemuan tersebut antara lain:
- Keterbatasan perumahan guru: Banyak guru yang berasal dari luar daerah dan masih tinggal di rumah warga karena tidak adanya rumah dinas yang layak.
- Kondisi bangunan sekolah: Beberapa sekolah, termasuk SMP 5 Seram Bagian Timur, memerlukan perbaikan dan pembangunan lebih lanjut untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal.
- Fasilitas sekolah: Masyarakat menilai bahwa fasilitas pendidikan di wilayah tersebut masih kurang memadai dan membutuhkan peningkatan kualitas.
Langkah yang Diambil oleh DPRD
Idrus Wakano menekankan bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi prioritas dalam pembahasan di DPRD. Ia berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mencari solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Tantangan yang Dihadapi Wilayah Wirinama
Wilayah Wirinama masih menghadapi beberapa tantangan dalam pengembangan infrastruktur dan layanan publik. Masalah seperti keterbatasan tempat tinggal bagi guru dan kondisi bangunan sekolah yang tidak memadai menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah-langkah strategis.
Dengan adanya reses ini, diharapkan bisa menjadi awal dari perubahan yang lebih baik untuk masyarakat di wilayah tersebut. Idrus Wakano berharap agar semua pihak bekerja sama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan layak bagi siswa maupun guru.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar