Resmi! UMK 38 Kabupaten/Kota Jawa Timur 2026, Surabaya Nyaris Rp5,3 Juta

Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 di Jawa Timur

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) untuk tahun 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025. Dalam SK ini, terdapat kenaikan upah minimum yang berbeda-beda di masing-masing kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan, sementara yang lainnya hanya sedikit meningkat. Salah satu wilayah dengan upah tertinggi adalah Kota Surabaya, yang mencapai Rp 5.288.796. Angka ini lebih tinggi dari UMK 2025 sebesar Rp 5.032.635, atau naik sekitar Rp 256.161. Di sisi lain, daerah dengan upah terendah adalah Kabupaten Situbondo, yang hanya sebesar Rp 2.483.962. Kenaikannya dibandingkan UMK 2025 adalah sebesar Rp 148.753.

Dalam SK tersebut, disebutkan bahwa keputusan tentang UMK 2026 hanya berlaku bagi pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari satu tahun. Selain itu, pengusaha yang sudah memberikan upah lebih tinggi dari UMK 2026 dilarang menurunkan upah mereka. Keputusan ini akan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2026.

Daftar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Timur 2026

Berikut adalah daftar UMK di Jawa Timur pada tahun 2026, urutan dari yang tertinggi hingga terendah:

  1. UMK Kota Surabaya – Rp 5.288.796
  2. UMK Kabupaten Gresik – Rp 5.195.401
  3. UMK Kabupaten Sidoarjo – Rp 5.191.541
  4. UMK Kabupaten Pasuruan – Rp 5.187.681
  5. UMK Kabupaten Mojokerto – Rp 5.176.101
  6. UMK Kabupaten Malang – Rp 3.802.862
  7. UMK Kota Malang – Rp 3.736.101
  8. UMK Kota Batu – Rp 3.562.484
  9. UMK Kota Pasuruan – Rp 3.555.301
  10. UMK Kabupaten Jombang – Rp 3.320.770
  11. UMK Kabupaten Tuban – Rp 3.229.092
  12. UMK Kota Mojokerto – Rp 3.208.556
  13. UMK Kabupaten Lamongan – Rp 3.196.328
  14. UMK Kabupaten Probolinggo – Rp 3.164.526
  15. UMK Kota Probolinggo – Rp 3.045.172
  16. UMK Kabupaten Jember – Rp 3.012.197
  17. UMK Kabupaten Banyuwangi – Rp 2.989.145
  18. UMK Kota Kediri – Rp 2.742.806
  19. UMK Kabupaten Bojonegoro – Rp 2.685.983
  20. UMK Kabupaten Kediri – Rp 2.651.603
  21. UMK Kota Blitar – Rp 2.639.518
  22. UMK Kabupaten Tulungagung – Rp 2.628.190
  23. UMK Kota Madiun – Rp 2.588.794
  24. UMK Kabupaten Lumajang – Rp 2.578.320
  25. UMK Kabupaten Blitar – Rp 2.567.744
  26. UMK Kabupaten Nganjuk – Rp 2.564.627
  27. UMK Kabupaten Ngawi – Rp 2.556.815
  28. UMK Kabupaten Magetan – Rp 2.553.866
  29. UMK Kabupaten Sumenep – Rp 2.553.688
  30. UMK Kabupaten Madiun – Rp 2.553.221
  31. UMK Kabupaten Bangkalan – Rp 2.550.274
  32. UMK Kabupaten Ponorogo – Rp 2.549.876
  33. UMK Kabupaten Trenggalek – Rp 2.530.313
  34. UMK Kabupaten Pamekasan – Rp 2.528.004
  35. UMK Kabupaten Pacitan – Rp 2.514.892
  36. UMK Kabupaten Bondowoso – Rp 2.496.886
  37. UMK Kabupaten Sampang – Rp 2.484.443
  38. UMK Kabupaten Situbondo – Rp 2.483.962

Peraturan dan Ketentuan Terkait UMK 2026

Keputusan ini berlaku untuk semua kabupaten dan kota di Jawa Timur. Tidak hanya UMK, tetapi juga Upah Minimum Provinsi (UMP) akan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2026. Pemprov Jawa Timur menegaskan bahwa pengusaha harus mematuhi aturan ini agar dapat menjaga kesejahteraan para pekerja. Selain itu, perusahaan yang sudah memberikan upah lebih tinggi dari UMK 2026 tidak diperbolehkan menurunkan upah tersebut. Hal ini bertujuan untuk menjaga keadilan dan perlindungan hak pekerja.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan