
Penertiban Total di Kawasan Sport Center Indramayu
Kabupaten Indramayu telah mengambil langkah tegas untuk memastikan keberhasilan proyek revitalisasi kawasan Sport Center. Dalam rapat koordinasi yang diadakan di ruang Sekretaris Daerah, Pemkab Indramayu bersama berbagai stakeholder sepakat untuk mensterilkan seluruh area tersebut dari segala aktivitas, termasuk para pedagang kaki lima (PKL), guna memastikan kelancaran mobilisasi peralatan dan bahan konstruksi.
Rapat penting ini dihadiri oleh perwakilan dari Dispara, Satpol PP, Camat Indramayu, Danramil 1601, Lurah Karanganyar, Ketua Katar Karanganyar, hingga Ketua Paguyuban Pedagang SC, Nurbaeti.
Visi Pemda: Penataan Estetik dan Nyaman
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispara), Ahmad Syadeli, menjelaskan bahwa tujuan utama dari revitalisasi ini adalah menjadikan Sport Center tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman bagi para pedagang di masa depan.
Intinya, pedagang harus nyaman, ditata agar sukses membangun kawasan Sport Center yang indah dipandang. Para pedagang akan didata, ujar Syadeli.
Senada dengan Dispara, Kepala Satpol PP, Teguh Budiarso, bahkan mengusulkan konsep penataan ulang area pedagang agar lebih estetik. Ia berharap Sport Center ke depan tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga bisa menjadi ikon kuliner baru di Indramayu, sehingga pengunjung betah berlama-lama di sana.
Permintaan Pedagang: Tetap Bisa Berjualan
Di sisi lain, Ketua Paguyuban Pedagang Sport Center, Nurbaeti (48), menyampaikan dilema yang dihadapi oleh 74 pedagang yang selama ini menggantungkan hidupnya di area tersebut.
Kami satu sisi mendukung penuh revitalisasi, tapi di sisi lain, pedagang juga harus difasilitasi. Ini adalah urusan perut. Mohon agar kami bisa tetap berdagang (saat revitalisasi) atau diakomodir oleh pemerintah, dalam hal ini Dinas Dispara, pinta Nurbaeti.
Sementara itu, Pembina Pedagang Kang Supardi berharap agar proses penertiban tidak secara langsung menghentikan mata pencaharian mereka sepenuhnya.
"Kami meminta Pemerintah Daerah Indramayu dapat memberikan solusi konkret, seperti lokasi sementara (relokasi) yang layak agar roda perekonomian mereka tetap berjalan selama proses pembangunan," tegas Kang Supardi.
Tujuan Revitalisasi: Fasilitas Olahraga Nasional dan Peningkatan Wisata
Sport Center Indramayu dijadwalkan segera dibangun sebagai upaya Pemkab Indramayu dalam meningkatkan fasilitas olahraga bertaraf nasional dan potensi pariwisata daerah serta mendukung UMKM lokal.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan kawasan Sport Center akan menjadi pusat kegiatan olahraga yang mampu menarik minat masyarakat baik lokal maupun luar daerah. Selain itu, penataan kawasan juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata dan membuka peluang usaha baru bagi para pelaku UMKM.
Peran Stakeholder dalam Proses Revitalisasi
Banyak pihak terlibat dalam proses revitalisasi ini, termasuk perwakilan dari instansi pemerintah, tokoh masyarakat, dan organisasi pedagang. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan proyek ini.
- Beberapa poin penting yang disepakati dalam rapat:
- Pensterilan total area Sport Center.
- Penataan estetik dan nyaman bagi para pedagang.
- Pencarian solusi relokasi sementara bagi pedagang.
- Meningkatkan kualitas fasilitas olahraga dan pariwisata.
Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, diharapkan Sport Center Indramayu dapat menjadi salah satu ikon kota yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar