Ribuan orang kunjungi TWA Kawah Ijen selama libur Nataru

Ribuan orang kunjungi TWA Kawah Ijen selama libur Nataru
Ringkasan Berita:
  • Selama libur Nataru 2025/2026, TWA Kawah Ijen dikunjungi 8.952 wisatawan, terdiri dari 8.223 domestik dan 729 mancanegara.
  • Puncak kunjungan terjadi pada akhir pekan 27–28 Desember 2025 dengan jumlah pengunjung harian mencapai lebih dari 1.200 orang.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

nurulamin.pro, BANYUWANGI - Ribuan orang mengunjungi Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen selama libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2026.

Pada puncaknya, jumlah pendaki gunung yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso itu mencapai lebih dari seribu orang.

Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi mencatat, total kunjungan wisatawan ke TWA Kawah Ijen dalam rentang 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 mencapai 8.952 orang.

Pengunjung itu terdiri dari 8.223 wisatawan domestik dan 729 wisatawan mancanegara.

Puncak kunjungan ke TWA Kawah Ijen selama Nataru terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu-Minggu (27-28/12/2025).

Pada Sabtu, kunjungan wisatawan menyentuh angka 1.243 orang. Terdiri dari 1.167 wisatawan dalam negeri dan 76 wisatawan luar negeri.

Sementara pada Minggu, pihak pengelola mencatatkan jumlah pengunjung sebanyak 1.210 orang dengan rincian pelancong domestik 1.130 dan pelancong mancanegara 80 orang.

"Sementara pada libur Natal dan Tahun Baru, intensitas kunjungan di TWA Kawah Ijen relatif sedang," kata Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi Dwi Putro Sugiarto, Sabtu (3/1/2026).

Pada libur Natal, jumlah wisatawan di salah satu destinasi unggulan tersebut tercatat di angka total 808 orang. Sementara saat libur Tahun Baru, wisatawan yang mendaki Gunung Ijen berjumlah 744 orang.

Dwi menjelaskan, petugas pengelola TWA Kawah Ijen selalu memberikan informasi kepada pengunjung terkait SOP pendakian dan adanya peningkatan aktifitas tremor dari dasar kawah.

"Sehingga petugas menghimbau pengujung untuk selalu siap siaga dan berhati-hati, mewaspadai potensi keluarnya gas berbahaya dari dasar dasar danau, mewaspadai potensi longsor dinding kawah, serta tetap menjaga batas aman kunjungan 500 meter sebelum dasar kawah," ujarnya.

Selain itu, BKSDA juga mengimbau agar setiap pengunjung TWA Kawah Ijen membawa kembali sampah bawaan masing-masing ke luar kawasan.

"Dalam management penanganan sampah, petugas membagikan kantung kresek kepelaku wisata dan pengunjung di lokasi start pendakian, kemudian petugas mengecek kembali sampah(kantung kresek) yang dibawa turun oleh pelaku wisata dan pengunjung," tutur dia

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan