
Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Apel Akbar Antinarkoba bagi Pemuda Kabupaten Karo 2025. Acara yang dihadiri sekitar 4.000 peserta, termasuk pelajar, guru, perwakilan masyarakat, dan organisasi pemuda, berlangsung di Stadion Bola Kaki Samura Kabanjahe, Kamis (11/12) lalu.
Bupati Karo Antonius Ginting dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda sebagai benteng pertahanan bangsa. Ia menyatakan bahwa narkoba bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga menghancurkan masa depan, merampas cita-cita, dan melemahkan bangsa. Menurutnya, pemuda adalah harapan bangsa.
Dalam kesempatan ini, Antonius menekankan tiga hal utama yang harus dipegang teguh oleh pemuda Karo. Pertama, teguhkan komitmen pribadi dengan menolak narkoba secara lantang. Kedua, tunjukkan gaya hidup sehat, kreatif, dan produktif serta dikenal karena prestasi. Ketiga, bangun solidaritas, saling mengingatkan, dan menjaga agar teman tidak jatuh ke dalam jerat narkoba.
Antonius menyambut baik kegiatan ini sebagai sarana preventif untuk mengarahkan generasi muda Kabupaten Karo pada kegiatan positif. Ia juga berkomitmen bersama menuju Karo Emas 2045 dan Indonesia Emas 2045. Tujuan dari acara ini adalah meningkatkan kesadaran kolektif tentang bahaya narkoba sebagai ancaman serius, serta mendorong gaya hidup sehat dan produktif di kalangan generasi muda.
Acara ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi dengan program Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo, yakni Mekar Bersinar (Menuju Karo Bersih Narkoba).
Selain apel akbar, terdapat beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan, antara lain:
- Talkshow/sosialisasi bahaya narkoba dari narasumber ahli, termasuk perwakilan Kapolres Karo, Kepala BNN Kabupaten Karo, dan Aktivis Anti Narkoba.
- Pelayanan Administrasi Kependudukan dari Dinas Capil Kabupaten Karo.
- Stand pelayanan dari BNN Kabupaten Karo.
Beberapa lomba juga diselenggarakan, seperti:
- Lomba Pidato Antinarkoba bagi pemuda berusia 16-30 tahun.
- Lomba pembuatan video kreatif antinarkoba bagi pemuda berusia 16-30 tahun.
- Duta antinarkoba sebagai garda terdepan.
Apresiasi khusus diberikan kepada para Duta Antinarkoba dari setiap kecamatan di Kabupaten Karo. Mereka diharapkan mampu menjadi inspirasi, menyebarkan edukasi tentang bahaya narkoba dengan cara yang kreatif, dan membangun jejaring dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat gerakan antinarkoba.
Turut hadir Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Sekretaris Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, Forkopimda, Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan Frans Leonardo, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Munarta Ginting, Kepala BNN Karo Ardi Effendi, seluruh camat Kabupaten Karo, dan kepala OPD terkait.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar