
Ribuan Warga Jember Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Sholawat
Pada malam pergantian tahun 2026, ribuan warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, memadati Alun-alun untuk mengikuti acara doa bersama dan sholawat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Acara ini menjadi bentuk perayaan tahun baru yang lebih religius, meski tidak diiringi pesta kembang api seperti biasanya.
Suasana yang Khidmat Meski Hujan Gerimis
Meskipun hujan gerimis mengguyur wilayah Alun-alun pada malam hari, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Pengunjung tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara, bahkan beberapa dari mereka membawa payung untuk berteduh sambil menikmati suasana yang khidmat. Acara dimulai sekitar pukul 21.30 WIB, dan terlihat banyak warga yang hadir secara konsisten hingga akhir acara.
Kehadiran Warga yang Menginspirasi
Sri Astuti, salah satu pengunjung Alun-alun Jember, menyampaikan bahwa acara doa bersama dan sholawat sangat bermakna. Ia mengatakan, “Doa bersama dan sholawatan pada malam pergantian tahun baru pertama dilakukan, dan sangat bagus sekali.” Menurutnya, acara ini memberikan kesan yang lebih religius dibandingkan perayaan tahun baru yang biasanya diisi dengan pesta kembang api atau keramaian lainnya.
Astuti juga menambahkan bahwa acara ini membuat suasana pergantian tahun menjadi lebih harmonis dan penuh makna. “Untuk berdoa di malam pergantian tahun, agar tahun depan lebih baik ketimbang tahun ini,” ujarnya.
Kekecewaan atas Tidak Ada Pesta Kembang Api
Namun, Astuti mengaku sedikit kecewa karena tidak ada pesta kembang api yang digelar di Alun-alun Jember. Menurutnya, hal itu adalah hal yang paling dinantikan oleh masyarakat. “Karena itu yang paling ditunggu masyarakat,” katanya.
Meski begitu, ia tetap mengapresiasi penyelenggaraan acara doa bersama dan sholawat yang dianggap lebih bermakna dan sesuai dengan nilai-nilai agama.
Antusiasme yang Tinggi
Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang cukup besar. Banyak keluarga, pemuda, dan tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Mereka berbondong-bondong datang untuk ikut serta dalam doa bersama dan menyanyikan sholawat, yang dipandu oleh para tokoh agama setempat.
Perayaan yang Berbeda Namun Bermakna
Perayaan tahun baru kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, namun justru memberikan makna tersendiri bagi masyarakat Jember. Dengan fokus pada doa dan sholawat, acara ini mencerminkan keinginan untuk merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih damai dan penuh makna.
Kesimpulan
Acara doa bersama dan sholawat di Alun-alun Jember menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa merayakan tahun baru dengan cara yang lebih religius dan bermakna. Meski tidak ada pesta kembang api, suasana yang khidmat dan antusiasme warga tetap membuat acara ini menjadi momen yang tak terlupakan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar