Rico Waas ajak warga bangun silaturahmi dan kendalikan penggunaan ponsel di rumah

Rico Waas ajak warga bangun silaturahmi dan kendalikan penggunaan ponsel di rumah

Pentingnya Kedekatan Keluarga dalam Membangun Lingkungan yang Tenteram

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa kedekatan dalam keluarga dan lingkungan adalah fondasi utama bagi ketenteraman masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi antaranggota keluarga, terutama di tengah perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi kebiasaan sehari-hari.

Dalam Safari Jumat Pemko Medan di Masjid Thawalib, Jalan SM Raja Gang Thawalib, Kelurahan Komat III, Kecamatan Medan Kota, Rico Waas menyampaikan pandangannya tentang penggunaan ponsel yang berlebihan di rumah. Menurutnya, kebiasaan ini dapat mengurangi interaksi langsung antaranggota keluarga.

Ia memberi contoh sederhana saat makan bersama di rumah. Satu meja, tapi semua sibuk dengan gawai masing-masing. Bapak menatap ponsel, Mamak sibuk menggulir layar, anak ikut larut bermain ponsel. Akibatnya, komunikasi antaranggota keluarga menjadi terbatas. Untuk meminta tambah nasi pun dilakukan lewat ponsel, ujarnya.

Menurut Rico, jika kebiasaan seperti ini dibiarkan, komunikasi di rumah akan semakin tidak lancar. Anggota keluarga tidak lagi memahami perasaan satu sama lain karena lebih terbiasa berbicara lewat ponsel daripada saling menatap dan berdialog langsung.

Pada acara tersebut, hadir antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, Ketua BKM Thawalib Fahrizal beserta pengurus, pimpinan perangkat daerah, dan jamaah. Rico menekankan bahwa keluarga yang akur, kompak, dan komunikatif akan melahirkan lingkungan yang tenteram. Mari membangun keguyuban mulai dari rumah, lalu meluas ke tetangga, lingkungan, hingga kepengurusan masjid, ajaknya.

Masjid Thawalib sebagai Pusat Kegiatan Bersejarah

Rico juga menilai Masjid Thawalib yang telah berdiri sejak 1927 sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Medan yang patut dijaga dan dilestarikan. Kita berharap masjid ini tetap berdiri kokoh dan seluruh pengurusnya kompak. Kalau pengurusnya kompak, mudah merangkul masyarakat, ucapnya.

Ia menekankan bahwa masjid bukan hanya rumah ibadah, tetapi juga pusat berkumpul, belajar, dan memperkuat syiar Islam. Dengan demikian, masjid memiliki peran penting dalam membangun keterhubungan sosial yang kuat.

Sebelumnya, Ketua BKM Thawalib Fahrizal menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wali Kota sekaligus memaparkan rencana pengurus untuk membangun kanopi serta fasilitas olahraga dan kesenian. Usai Salat Jumat dengan Khatib dan Imam Anwar Syahadat, Pemko Medan menyerahkan berbagai bantuan kepada Masjid Thawalib dan masyarakat.

Bantuan tersebut meliputi dana hibah Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta, 70 polibag bibit cabai, satu set tenis meja, serta satu rak buku beserta koleksi bacaannya. Kegiatan Safari Jumat ditutup dengan makan siang bersama. Suasana akrab antara Pemko Medan dan masyarakat pun menghangatkan halaman Masjid Thawalib siang itu.

Peran Masjid dalam Kehidupan Masyarakat

Masjid Thawalib tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan edukasi. Dengan adanya program pembangunan seperti kanopi, fasilitas olahraga, dan kesenian, masjid ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan berinteraksi secara positif.

Selain itu, bantuan yang diberikan oleh Pemko Medan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian dan pengembangan masjid. Dana hibah dan bantuan sosial yang disalurkan diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas fasilitas di masjid sehingga dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Kehadiran Wali Kota Medan dalam acara ini menunjukkan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan masjid sebagai bagian dari infrastruktur sosial yang penting. Dengan begitu, masjid dapat terus menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan