Rico Waas: Malam Tahun Baru Tanpa Pesta dan Kembang Api

Rico Waas: Malam Tahun Baru Tanpa Pesta dan Kembang Api

Pergantian Tahun di Kota Medan Berlangsung Tenang dan Khidmat

Kota Medan mengakhiri tahun 2025 dengan suasana yang tenang dan penuh makna. Tidak ada pesta kembang api atau perayaan besar-besaran, sebaliknya, warga dan pemerintah setempat memilih untuk merayakan pergantian tahun dengan cara yang sederhana namun bermakna.

Pemerintah Kota Medan memutuskan untuk tidak menggelar acara yang mewah atau berlebihan, mengingat kondisi kota masih dalam suasana duka akibat bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan refleksi diri dan doa bersama.

Patroli Malam dan Pengamanan Khusus

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama jajaran Forkopimda melakukan patroli keliling kota pada malam Tahun Baru. Mereka mengunjungi pos-pos pengamanan dan gereja, termasuk bekerja sama dengan TNI-Polri untuk memastikan situasi tetap aman.

Rico menyampaikan bahwa Pemko Medan telah menyarankan masyarakat untuk tidak melaksanakan pesta kembang api. Ia juga menekankan pentingnya kesederhanaan dalam merayakan pergantian tahun.

“Utamakan berdoa, berkumpul bersama keluarga, yang sederhana saja. Intinya untuk kondisi Medan, kita masih prihatin dengan situasi bencana yang masih terjadi di Medan dan sekitarnya,” ujarnya.

Tidak Ada Acara Hiburan, Lalu Lintas Normal

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, menegaskan bahwa tidak ada agenda hiburan apa pun yang digelar oleh Pemko Medan pada malam Tahun Baru 2026. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap suasana Indonesia Berduka.

Suriono menjelaskan bahwa lalu lintas di dalam kota berjalan normal seperti hari biasa. Namun, perhatian khusus diberikan pada jalur wisata yang diperkirakan ramai, terutama arah Medan–Berastagi.

Pembatasan Kendaraan Barang

Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, dan Kapolri, kendaraan barang dengan tiga sumbu ke atas dibatasi jam operasionalnya. Biasanya kendaraan tersebut boleh beroperasi antara pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, namun khusus malam ini tidak diperbolehkan melintas, kecuali angkutan sembako dan BBM.

Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas

Dishub Medan menyiagakan personel di sejumlah titik dengan aktivitas masyarakat yang masih berlangsung, seperti Lapangan Merdeka dan rumah ibadah, khususnya gereja yang menggelar ibadah malam Tahun Baru. Sebanyak 500 personel Dishub Medan dikerahkan untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Personel tersebut bekerja sama dengan ratusan personel dari TNI dan Polri guna memastikan situasi kota tetap kondusif. Suriono berharap masyarakat dapat merayakan Tahun Baru dengan lebih khidmat, sederhana, dan tetap menjaga ketertiban.

Suasana Pergantian Tahun yang Tenang

Pergantian tahun di Medan berlangsung tenang, tanpa pesta, namun penuh makna dan doa. Masyarakat memilih untuk merayakan dengan cara yang lebih sederhana, fokus pada kebersamaan dan kekhidmatan.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan