Rico Waas Pimpin Patroli Besar Tahun Baru, Ingatkan Kadishub Soal Parkir Ilegal

Rico Waas Pimpin Patroli Besar Tahun Baru, Ingatkan Kadishub Soal Parkir Ilegal

Wali Kota Medan Lakukan Patroli Skala Besar untuk Pastikan Keamanan Malam Tahun Baru

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin langsung patroli skala besar pada malam pergantian Tahun Baru. Tujuannya adalah memastikan situasi keamanan dan pelayanan publik di Kota Medan tetap aman dan kondusif.

Patroli ini dimulai dengan pelepasan personel gabungan yang terdiri dari berbagai instansi terkait. Setelah itu, dilakukan rapat virtual (zoom meeting) bersama sejumlah instansi yang berperan dalam pengamanan malam tahun baru. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rico Waas juga meninjau langsung pelaksanaan ibadah di gereja serta melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) di kawasan depan Medan Mall.

“Kita melepas patroli skala besar, lalu zoom meeting, cek ibadah di gereja, cek Pospam depan Medan Mall. Kita juga meeting bersama BMKG. Malam ini patroli TNI-Polri melihat Pos Siskamling dan memastikan keamanan. Kita doakan semua berjalan baik dan lancar,” ujar Rico Waas pada Selasa (31/12/2025) malam.

Ia menegaskan bahwa meskipun perayaan Tahun Baru berlangsung, pelayanan publik di Kota Medan tetap berjalan normal seperti biasanya. Tidak ada pengurangan layanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik tetap sama. Pelayanan masyarakat tetap berjalan normal,” tegasnya.

Namun demikian, Rico Waas memberikan perhatian khusus terhadap potensi maraknya parkir liar dan kenaikan tarif parkir tidak wajar yang sering terjadi saat malam tahun baru. Ia memanggil langsung Plt Kadishub, Suriono, untuk bertindak tegas tanpa kompromi.

“Pastikan jangan ada parkir liar dan jangan ada yang menaikkan harga. Saya tugaskan bapak langsung, saya tidak mau tahu, kalau ada yang menaikkan harga dan parkir liar, tindak tegas,” tegasnya.

“Siap Pak, siap Pak,” jawab Suriono.

Selain pengamanan malam tahun baru, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya pendataan dan pengawasan warga yang mudik ke luar kota. Ia meminta masyarakat untuk melapor kepada aparatur kewilayahan agar keamanan lingkungan tetap terjaga.

“Kalau mudik ke luar kota, laporkan ke rekan kewilayahan. Seperti waktu haji juga, kami minta kecamatan dan kelurahan ikut memantau,” katanya.

Melalui patroli dan koordinasi lintas instansi ini, Rico Waas berharap perayaan pergantian tahun di Kota Medan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Hal ini sejalan dengan imbauan untuk merayakan tahun baru secara sederhana karena Indonesia masih terdampak bencana.

Upaya Mencegah Gangguan Keamanan

Dalam rangkaian kegiatan pengamanan, patroli TNI-Polri juga turut memantau Pos Siskamling di berbagai titik strategis. Tim gabungan bekerja sama dengan petugas kepolisian dan militer untuk memastikan situasi tetap terkendali. Tidak hanya fokus pada keamanan, Rico Waas juga memastikan bahwa semua pihak bekerja sama dalam menjaga ketertiban umum.

Beberapa langkah preventif telah diambil, termasuk pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi menyebabkan gangguan. Misalnya, pengawasan terhadap parkir liar dan peningkatan tarif parkir yang tidak wajar. Rico Waas menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas tanpa pengecualian.

Koordinasi Lintas Instansi

Koordinasi antara berbagai instansi menjadi salah satu kunci keberhasilan pengamanan malam tahun baru. Selain dengan TNI dan Polri, Wali Kota juga melakukan pertemuan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca. Hal ini penting guna memastikan bahwa keadaan alam tidak mengganggu kegiatan masyarakat.

Selain itu, pengawasan terhadap warga yang mudik ke luar kota juga diperketat. Masyarakat diimbau untuk melaporkan kegiatan mudik mereka kepada aparat kewilayahan agar dapat dipantau dan dijaga keamanannya.

Perayaan Tahun Baru yang Aman dan Tenang

Dengan segala upaya yang dilakukan, Rico Waas berharap perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Medan berjalan dengan damai dan tenang. Ia berpesan agar masyarakat merayakan tahun baru secara sederhana, mengingat kondisi negara yang masih dalam masa pemulihan dari bencana.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan