
Pernyataan Ridwan Kamil Terkait Pembelian Kendaraan
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), memberikan pernyataan terkait pembelian mobil Mercedes-Benz milik Ilham Habibie dan motor Royal Enfield. Ia menegaskan bahwa penggunaan dana pribadi untuk membeli kendaraan tersebut tidak memiliki hubungan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Pernyataan ini disampaikan Ridwan Kamil setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar enam jam di Gedung Merah Putih KPK, Selasa 2 Desember 2025. Ia tiba sekitar pukul 10.40 WIB dan keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 16.31 WIB.
“Semuanya dana pribadi. Nanti itu yang menjadi kebenaran yang saya sampaikan. Lain-lain tanya ke lawyer saya ya. Saya izin agak lelah,” ujarnya.
Ridwan Kamil menyebut bahwa tidak ada uang dari dana non-budgeter yang digunakan dalam pembelian kendaraan tersebut. Ia menegaskan bahwa semua transaksi dilakukan menggunakan dana pribadi.
“Karena saya tidak mengetahui, maka semua yang pernah ramai itu adalah dana pribadi. Dana pribadi sendiri, jadi tidak ada hubungan dengan perkara yang dimaksud,” tambahnya.
Tidak Mengetahui Detail Soal Dana Iklan
Lebih lanjut, Ridwan Kamil menegaskan bahwa ia tidak mengetahui detail mengenai dugaan korupsi dana iklan di Bank BJB. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan aksi korporasi yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
“Pada dasarnya yang paling utama adalah saya itu tidak mengetahui apa yang namanya menjadi perkara dana iklan ini. Karena dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi dari BUMD ini adalah dilakukan oleh teknis mereka sendiri,” katanya.
Ia menambahkan bahwa seorang gubernur hanya akan mengetahui aksi korporasi BUMD jika dilaporkan oleh tiga pihak, yaitu direksi, komisaris, atau kepala biro BUMD.
“Tiga-tiga ini tidak memberikan laporan semasa saya menjadi gubernur. Makanya kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlibat, apalagi menikmati hasilnya, dan lain sebagainya,” ucap Ridwan Kamil.
Kelegaan Setelah Pemeriksaan
Ridwan Kamil mengaku lega karena akhirnya bisa menyampaikan penjelasan langsung terkait kasus ini di hadapan penyidik. Ia sudah menantikan agenda pemeriksaan ini selama berbulan-bulan.
“Hari ini saya sudah melakukan klarifikasi sebagai penghormatan pribadi pada supremasi hukum, tanggung jawab sebagai warga negara, memberikan keterangan seluas-luasnya, tanggung jawab pribadi sebagai anak bangsa untuk menunjukkan transparansi dan akuntabilitas,” tutur Ridwan Kamil.
“Iya, saya sangat lega berbulan-bulan menunggu momen ini untuk memberikan penjelasan,” tambahnya.
Dugaan Aliran Dana Non-Budgeter
Sebelumnya, KPK mendalami dugaan aliran dana non-budgeter yang berkaitan dengan Ridwan Kamil. Dana tersebut diduga diterima oleh Ridwan Kamil dan digunakan untuk membeli mobil Mercedes Benz milik Ilham Akbar Habibie (IH).
“Jadi ada beberapa barang, kemudian juga uang itu sudah dipindahkan dalam bentuk barang. Seperti salah satunya dibelikan kepada mobil Mercy yang atas nama orang tua saudara IH ini. Kemudian juga diberikan kepada pihak-pihak lain,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.
Sebelumnya, penyidik telah meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni Lisa Mariana dan Ilham Habibie. Salah satu temuan penyidik adalah adanya aliran dana yang dipindahkan dalam bentuk barang.
Oleh sebab itu, KPK sempat mengonfirmasi sejumlah saksi lain sebelum memanggil Ridwan Kamil.
“Konfirmasi terkait dengan pembelian mobil Mercy, konfirmasi tentang uang yang diberikan kepada saudara Lisa, konfirmasi terhadap uang yang diberikan kepada pihak-pihak yang lainnya,” tutur Asep.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar