
Pandangan Rizieq Shihab Mengenai Penanganan Bencana di Wilayah Sumatera
Rizieq Shihab, tokoh masyarakat yang dikenal memiliki pengaruh besar di kalangan umat Islam, menyampaikan pandangannya terkait penanganan bencana yang melanda wilayah Sumatera. Ia menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian yang besar terhadap kondisi bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia mengungkapkan rasa berbaik hati (berhusnuzan) bahwa Presiden Prabowo mendukung penetapan status bencana nasional agar penanganan bisa dilakukan secara lebih maksimal dan terkoordinasi. Dalam ceramahnya kepada para jamaah, ia menyatakan:
"Saya berhusnuzan Saudara, Bapak Presiden itu Saudara, punya perhatian besar terhadap bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dan saya yakin beliau setuju ini dinyatakan sebagai bencana nasional."
Namun, Rizieq juga menyebut adanya pihak-pihak di sekitar Presiden Prabowo yang tidak menginginkan status bencana nasional ditetapkan. Menurutnya, pengaruh dari orang-orang terdekat itulah yang menjadi masalah utama dalam proses pengambilan keputusan.
"Tapi yang jadi persoalan, ada pembisik-pembisik manusia di sekitar dia yang memengaruhi Presiden, saudara, supaya jangan dinyatakan sebagai bencana nasional, Saudara," ujarnya.
Alasan Keyakinan Rizieq Shihab
Rizieq menjelaskan alasan keyakinannya terhadap sikap Prabowo. Ia merujuk pada peristiwa bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Riau pada 2015 silam. Saat itu, Prabowo belum menjabat sebagai Presiden, sementara Indonesia dilanda karhutla hebat yang menghanguskan ribuan hektare lahan di Riau.
"Saya yakin karena di bulan Oktober tahun 2015, ketika itu Prabowo belum jadi Presiden, saudara. Di 2015, waktu itu terjadi bencana di Riau, bencana Karhutla, kebakaran hutan dan lahan, saudara. Ribuan hektar terbakar, Saudara," kata Rizieq.
Ia mengingatkan bahwa pada saat itu pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai lambat dalam merespons bencana. Situasi tersebut kemudian mendorong Prabowo menyampaikan pandangannya secara terbuka melalui akun media sosial miliknya.
"Yang saat itu Presidennya Jokowi, Presiden lambat, saudara. Kerjanya nggak cepat, saudara. Akhirnya apa? Prabowo menulis di akunnya, saudara. Beliau tulis sendiri di akunnya, Saudara," tuturnya.
Peran Prabowo dalam Penanganan Bencana
Rizieq menegaskan, dalam unggahan tersebut Prabowo secara tegas meminta agar bencana karhutla segera ditetapkan sebagai bencana nasional demi mempercepat bantuan, termasuk dari luar negeri.
"Apa beliau (Prabowo) katakan? 'Ini harus segera dinyatakan sebagai bencana nasional, agar bantuan dari luar negeri segera datang. Jangan kita tunda-tunda, ini berbahaya'" pungkasnya.
Dengan demikian, Rizieq Shihab menekankan bahwa Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat dalam menghadapi bencana, meskipun ada tekanan dari lingkungan sekitarnya. Ia berharap agar pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar