Rumah dan Kebun Sawit Terbakar Akibat Ledakan Pipa Gas PT TGI di Indragiri Hilir


PEKANBARU, nurulamin.pro
– Kebakaran besar yang disebabkan oleh ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap masyarakat sekitar.

Beberapa rumah warga dilaporkan hangus terbakar, sementara kebun sawit di sekitar lokasi kejadian juga ikut terpanggang api. Kejadian ini memicu kekhawatiran akan meluasnya kebakaran dan mengancam lingkungan sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD Inhil, R Arliansyah, menjelaskan bahwa kobaran api mulai menyala sejak Jumat (2/1/2026) sore dan terus berlangsung hingga Sabtu dini hari. Menurutnya, kondisi tersebut sempat memicu kekhawatiran akan meluasnya kebakaran.

“Ini memang luar biasa kejadiannya. Untung dibantu hujan semalam. Kalau tidak, api bisa menyebar menjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Arliansyah kepada nurulamin.promelalui sambungan telepon, Sabtu (3/1/2026).

Ia menambahkan bahwa lahan yang terbakar bukanlah gambut, tetapi kebun sawit. “Jika tidak hujan, pasti api akan menyebar. Tapi karena hujan deras, api hanya fokus di lahan yang dekatnya saja, mungkin ratusan meter juga kebun yang terdampak,” tambahnya.

Arliansyah menyebut bahwa pihaknya melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk memastikan luas kebun sawit yang terbakar serta jumlah rumah dan warga terdampak.

“Hari ini kita pastikan. Tadi malam tak begitu nampak,” kata Arliansyah.

Ia memastikan bahwa api telah padam dan kondisi sudah kembali normal.

“Api sudah padam. Jadi kita hari ini fokus pendataan dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan, bagaimana langkah pascakejadian,” tambahnya.

Kronologi Ledakan Pipa Gas

Sebelumnya diberitakan, ledakan pipa gas terjadi di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat petang. Ledakan tersebut memicu kebakaran besar dan menyebabkan kepanikan warga sekitar.

Kobaran api juga berdampak pada permukiman dan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatera. Pihak kepolisian menyebut pipa gas yang meledak merupakan milik PT Trans Gas Indonesia.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, membenarkan kejadian tersebut.

“Pipa gas mengalami kebocoran sehingga menimbulkan ledakan dan kebakaran,” kata Anom kepada nurulamin.promelalui pesan WhatsApp, Jumat.

Ia menjelaskan, warga sempat mendengar suara ledakan sekitar pukul 16.00 WIB sebelum api menyembur ke udara.

“Semburan api diperkirakan mencapai 15 meter. Saat ini api masih terlihat menyala dan gas terus menyembur keluar,” ujar Anom.

Polisi bersama petugas terkait langsung melakukan pengamanan dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan.

Berdasarkan data sementara, tidak ada laporan korban jiwa. Jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar 500 meter.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan