
Ringkasan Berita:
- Satu rumah warga di Kelurahan Kertosari Banyuwangi terbakar
- Kebakaran terjadi Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 WIB
- Api diduga berasal dari dapur akibat kompor dan kebocoran gas elpiji
- Delapan personel damkar dengan tiga unit mobil diterjunkan
- Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir Rp 300 juta
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi – Rumah warga di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, terbakar, Sabtu (3/1/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Rumah yang terbakar diketahui milik Ahmad Kaderi Hadi Rolis (55). Bangunan berukuran sekitar 5 meter x 12 meter itu berlokasi di Jalan Ikan Banyar terbakar.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banyuwangi, Salam Bikwanto, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Ari Wasiati (55), sekitar pukul 08.30 WIB.
“Rumah saksi berada tepat di sebelah kiri rumah korban dan salah satu dindingnya saling berdempetan,” jelas Salam.
Menurutnya, saksi awalnya melihat asap masuk melalui celah bangunan rumah korban. Saat keluar rumah, ia mendapati api sudah membesar dan berasal dari bagian dapur.
“Saksi kemudian panik dan meminta bantuan warga sekitar,” ujarnya.
Warga yang berdatangan sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, termasuk menggunakan semprotan air dari PDAM. Namun karena api terus membesar dan sulit dikendalikan, warga akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas DPKP Banyuwangi mengerahkan delapan personel dengan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Beruntung, jarak lokasi kebakaran yang relatif dekat dengan kantor pemadam membuat proses penanganan berjalan cepat.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.34 WIB. Setelah api utama padam, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi serta membongkar material yang terbakar guna mencegah penyalaan ulang,” terang Salam.
Hasil identifikasi awal petugas menunjukkan bahwa sumber api berasal dari dapur rumah korban. Dugaan sementara, pemilik rumah lupa mematikan kompor, yang diperparah dengan kebocoran gas elpiji.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian ditaksir sekitar Rp 300 juta, meliputi bangunan rumah dan seluruh barang di dalamnya,” pungkasnya.
(TribunJatimTimur.com)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar