
Kekerasan Terhadap Selebgram DJ Donny
Seorang kreator konten sekaligus selebgram bernama Ramon Dony Adam atau yang lebih dikenal sebagai DJ Donny melaporkan aksi teror yang dialaminya ke Polda Metro Jaya. Kejadian tersebut terjadi setelah rumahnya dilempari bangkai ayam dan bom molotov. Laporan ini diterima oleh pihak kepolisian pada hari Kamis, 1 Januari 2026, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa penyidik akan segera memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap pelaku dan motif dari aksi teror tersebut. Menurutnya, identitas pelaku masih dalam proses pendalaman.
“Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Budi kepada wartawan, dikutip pada hari Kamis, 1 Desember 2026.
Budi menjelaskan bahwa laporan DJ Donny baru diterima oleh pihaknya pada hari yang sama. Oleh karena itu, polisi masih mengumpulkan bahan keterangan awal sebelum menentukan langkah hukum lanjutan.
“Benar, hari ini Polda Metro Jaya baru menerima laporan dari pelapor,” katanya.
Berdasarkan data kepolisian, laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT Polda Metro Jaya. Dalam laporannya, DJ Donny melaporkan dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 356 KUHP.
DJ Donny mengungkapkan bahwa aksi teror tidak hanya terjadi sekali. Ia menyebut bahwa aksi intimidasi diawali dengan pengiriman paket berisi bangkai ayam ke rumahnya, disertai tulisan bernada ancaman.
“Dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Kalau hal itu saya sebenarnya tidak masalah. Namun, semalam saat saya tidur, sekitar pukul 03.00 WIB, di CCTV terekam ada orang melempar molotov ke rumah saya,” ujar Donny saat memberikan keterangan di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).
Ia menambahkan bahwa bangkai ayam tersebut dikirim dalam sebuah paket yang berisi pesan ancaman dan foto dirinya. Dalam pesan itu, pelaku memperingatkan agar dirinya menjaga ucapan di media sosial.
“Di dalam paket itu ada bangkai ayam yang kepalanya dipotong dan tulisan ancaman. Ada juga foto saya dengan bagian leher yang digambarkan seperti diiris,” katanya.
Aksi pelemparan molotov tersebut terekam kamera pengawas di rumah DJ Donny. Rekaman itu kemudian diunggah ke media sosial dan memperlihatkan dua pria mengenakan jas hujan yang diduga sebagai pelaku teror.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar