Rumah Warga Kokap Tertimpa Longsor Tebing 20 Meter Saat Tidur

Rumah Warga Kokap Tertimpa Longsor Tebing 20 Meter Saat Tidur

Longsor Mengancam Kemananan Warga di Kulon Progo

Longsor kembali terjadi di wilayah Padukuhan Teganing 1, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kulon Progo. Peristiwa ini menimpa rumah warga yang berada di sekitar tebing setinggi 20 meter. Kejadian ini terjadi pada Jumat dini hari, saat keluarga pemilik rumah sedang tertidur lelap.

Kejadian yang Menimpa Keluarga Sandi

Menurut informasi yang diperoleh, longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Longsor mengenai dinding rumah milik Sandi (49), warga setempat. Dukuh Teganing 1, Sugiyati, menyampaikan bahwa longsoran material dari tebing tersebut menyebabkan dinding rumah ambrol.

"Longsor mengenai dinding rumahnya hingga ambrol," ujar Sugiyati kepada wartawan.

Material longsor juga mengakibatkan akses jalan setempat terblokir. Hal ini membuat aktivitas warga terganggu. Sugiyati memperkirakan penyebab utama longsor adalah curah hujan yang tinggi dan terus-menerus mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari.

Keluarga Terbangun Akibat Suara Keras

Saat peristiwa terjadi, keluarga Sandi yang terdiri dari lima orang sedang tidur di kamar masing-masing. Mereka terbangun setelah mendengar suara keras dari arah ruang tengah dan dapur rumah. Setelah itu, mereka langsung keluar dan melihat material longsor sudah masuk ke dalam rumah.

Longsor susulan juga terjadi, sehingga dinding rumah dan tiang penyangganya roboh. Akibatnya, Sandi dan keluarganya memutuskan untuk mengungsi sementara ke rumah tetangga.

Sejarah Longsor di Wilayah Ini

Sandi mengungkapkan bahwa longsor kali ini merupakan keempat kalinya terjadi di wilayah tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa longsor ini menjadi yang paling parah dibandingkan sebelumnya.

"Kami akhirnya memutuskan mengungsi sementara di rumah tetangga," ujarnya.

Ia dan keluarganya kini lebih memilih untuk tidak tinggal di rumah tersebut agar terhindar dari risiko longsor susulan. Proses pembersihan mulai dilakukan pada Jumat pagi, dengan bantuan warga sekitar.

Proses Pembersihan Memakan Waktu Lama

Sandi memperkirakan proses pembersihan akan memakan waktu cukup lama. Ia menjelaskan bahwa material longsor terdiri dari tanah dan batu setinggi atap rumah.

Dampak dari peristiwa ini tidak hanya terasa oleh keluarga Sandi, tetapi juga berdampak pada lingkungan sekitar. Akses jalan yang terblokir menghambat mobilitas warga, sehingga kebutuhan dasar seperti pengangkutan barang dan keperluan harian terganggu.

Langkah-Langkah Pencegahan yang Diperlukan

Para ahli dan pihak terkait menyarankan agar masyarakat waspada terhadap potensi longsor di wilayah tersebut. Pemantauan intensif terhadap kondisi tebing dan curah hujan harus terus dilakukan.

Selain itu, pemerintah setempat diminta untuk segera melakukan tindakan preventif, seperti penguatan struktur tebing dan pembuatan saluran drainase yang efektif. Hal ini penting untuk mengurangi risiko kejadian serupa di masa depan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan