
Kebakaran Hebat Menghanguskan Rumah Warga di Luwu
Pada hari Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 23.45 Wita, sebuah rumah warga di Dusun Malenggang, Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengalami kebakaran yang sangat parah. Kejadian ini terjadi menjelang pergantian tahun dan menyebabkan seluruh bangunan serta isi rumah ludes dilalap api.
Kebakaran tersebut berlangsung dengan cepat karena bahan-bahan yang digunakan untuk membangun rumah sebagian besar terbuat dari kayu dan material mudah terbakar. Saat kejadian, lingkungan sekitar masih sepi, sehingga tidak ada banyak orang yang bisa langsung membantu pemadaman awal.
Beberapa warga sekitar mendengar teriakan dan melihat kobaran api yang tiba-tiba muncul. Mereka awalnya mengira kebakaran disebabkan oleh ledakan petasan, mengingat waktu kejadian yang bertepatan dengan suasana malam pergantian tahun. Beberapa dari mereka mencoba mendekati lokasi kejadian untuk memastikan sumber api.
Setelah mengetahui bahwa api berasal dari dalam rumah, warga berusaha melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, karena kobaran api yang sangat besar, upaya tersebut tidak berhasil.
Awal Kebakaran Dari Pembakaran Obat Nyamuk
Pemilik rumah, Mansur (45), mengungkapkan bahwa kebakaran dimulai saat dirinya membakar obat anti nyamuk di dalam rumah. Tak lama setelah itu, ia merasakan hawa panas dari bagian depan rumah.
“Saya masuk rumah dan membakar obat nyamuk. Saya merasa kepanasan dari depan rumah, kemudian saya keluar, dan tidak lama kemudian api sudah menyala di bagian depan rumah,” ujar Mansur saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (1/1/2026) dini hari.
Menurut Mansur, api dengan cepat menjalar ke bagian atas rumah. Bahkan, meteran listrik yang terpasang di rumahnya ikut terjatuh saat api mulai melalap bangunan.
“Api terlihat dari atas, meteran listrik juga sudah jatuh. Api dengan cepat menghabiskan seluruh isi rumah,” ucapnya.
Rumah yang terbakar memiliki ukuran sekitar 6 x 12 meter. Seluruh bagian bangunan beserta perabotan di dalamnya tidak dapat diselamatkan.
Korban Mengungsi, Tidak Sempat Menyelamatkan Barang
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, beberapa barang penting seperti dua unit sepeda motor, satu unit lemari es, lemari pakaian, pakaian, pupuk, serta empat karung gabah ludes terbakar. Sejumlah dokumen penting, termasuk ijazah milik korban, juga ikut hangus dalam kebakaran tersebut.
“Yang habis ini motor dua unit, kulkas, lemari, gabah empat karung, pupuk, pakaian, dan ijazah,” kata Mansur.
Akibat kebakaran tersebut, Mansur dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Saat menyelamatkan diri, Ia tidak sempat membawa barang apa pun. “Kami keluar rumah hanya pakai satu lembar baju dan kain sarung,” imbuhnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar