
berita
- Kabar tentang 'bedol desa' pemain Persela Lamongan yang disebut-sebut akan berpindah ke PSIS mengikuti jejak Datu Nova, istri mantan CEO Persela, Faris Julinar, akhirnya terbukti.
Dua pemain Persela resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar PSIS pada Jumat (12/12/2025), menandai awal perpindahan pemain Laskar Joko Tingkir yang sudah lama digosipkan akan bergabung ke Laskar Mahesa Jenar.
Melalui unggahan di akun Instagram @psisofficial, PSIS memperkenalkan kedua pemain asal Jawa Tengah ini.
Cah kerjo yang kembali bersama putra Jawa Tengah yang lain untuk Laskar Mahesa Jenar. Sugeng rawuh Wawan Febriyanto dan Ocvian Chanigio, tulis admin PSIS. Unggahan itu langsung memancing antusiasme suporter, terutama karena keduanya merupakan putra Jawa Tengah.
Nama Ocvian Chanigio langsung menjadi sorotan. Gelandang serang kelahiran Temanggung, 16 Oktober 1999, ini tampil tiga kali bersama Persela musim ini. Ia dikenal sebagai pemain yang dominan kaki kiri, punya visi bermain bagus, dan sempat disebut sebagai salah satu talenta gelandang kreatif di Pengadain Championship.
Perjalanan karier Ocvian cukup panjang. Ia mengawali masa mudanya bersama Persab Brebes (20152016), kemudian Bali United U-20 (20162017). Ia juga pernah memperkuat Persela U-19 dan kembali ke Bali United U-19 (20172018). Setelah itu, ia sempat pulang kampung dengan membela Persitema Temanggung dan mencatat delapan laga serta satu gol pada 20182019.
Namanya mulai naik saat berseragam PSS Sleman selama tiga musim (20192022) dengan 30 penampilan dan dua gol. Setelah itu, Ocvian melanjutkan karier ke PSIM Yogyakarta, Semen Padang, hingga akhirnya Persela Lamongan dengan total 15 penampilan musim lalu. Saat ini, nilai pasar Ocvian berada di angka Rp869 juta, dengan tinggi 1,71 meter.
Sementara itu, kedatangan Wawan Febriyanto terasa seperti kepulangan ke rumahnya sendiri. Winger asal Pati yang lahir pada 23 Februari 1994 ini memang pernah memperkuat PSIS pada musim 2022/2023. Kini, ia kembali sebagai pemain berpengalaman yang sudah sangat mengenal atmosfer Stadion Jatidiri.
Karier junior Wawan dimulai di Deportivo Indonesia (2011/2012) dan dilanjutkan bersama Pelita Bandung Raya U-21. Karier seniornya cukup panjang: Pelita Bandung Raya (22 laga, 2 gol), Persikabo Bogor (90 laga, 16 gol), Borneo FC (27 laga, 7 gol), PSIS (34 laga, 3 gol), Malut United (15 laga, 3 gol), dan terakhir Persela dengan 16 laga musim lalu serta 10 laga musim ini.
Pemain yang gemar memakai tagar #cahkerjo di media sosialnya ini juga punya rekam jejak tim nasional. Ia pernah memperkuat Timnas U-19 sebanyak empat kali, lalu tampil 11 kali dan mencetak dua gol untuk Timnas U-23. Pada 15 Oktober 2019, Wawan bahkan sempat dimainkan di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Vietnam. Nilai pasarnya kini berada di kisaran Rp869 juta.
Dengan bergabungnya Ocvian dan Wawan, kabar soal gerbong pemain Persela menuju Semarang akhirnya bukan sekadar rumor. PSIS mendapatkan tenaga baru, sementara Persela harus bersiap menghadapi dinamika besar kehilangan gerbong pemain menuju Laskar Mahesa Jenar.
Peran Penting Pemain Baru dalam Tim PSIS
Kedatangan Ocvian Chanigio dan Wawan Febriyanto memiliki dampak signifikan bagi PSIS. Mereka tidak hanya memberikan kekuatan tambahan di lapangan, tetapi juga menjaga semangat para pendukung yang telah lama menantikan perubahan besar di klub.
Ocvian Chanigio: Gelandang Kreatif dari Jawa Tengah
Ocvian Chanigio dikenal sebagai pemain yang mampu mengubah alur permainan. Kemampuannya dalam mengontrol bola dan membangun serangan membuatnya menjadi incaran banyak klub. Dengan pengalamannya di berbagai liga, ia bisa menjadi tulang punggung lini tengah PSIS.
Wawan Febriyanto: Pengalaman dan Keahlian di Lapangan
Wawan Febriyanto adalah pemain yang memiliki pengalaman luas. Ia sudah membuktikan dirinya di beberapa klub ternama dan bahkan pernah bermain untuk tim nasional. Kehadirannya di PSIS akan memberikan stabilitas dan kepercayaan diri bagi tim.
Impak Bagi Persela Lamongan
Kehilangan dua pemain kunci ini tentu akan memberikan tantangan tersendiri bagi Persela Lamongan. Namun, hal ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komposisi tim dengan pemain-pemain muda yang siap menggantikan posisi mereka.
Tantangan dan Harapan
PSIS kini menghadapi tantangan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Ocvian dan Wawan. Sementara itu, Persela harus segera mencari solusi untuk mengisi kekosongan yang terjadi.
Dengan perpindahan ini, dunia sepak bola Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang tak pernah berhenti. Kedatangan pemain baru dan perpindahan antar klub terus menjadi topik yang menarik perhatian publik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar