
Presiden Prabowo Subianto memilih untuk merayakan malam Tahun Baru 2026 di tengah-tengah warga yang terdampak bencana. Ia tiba di pengungsian Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan pada pukul 23.30 WIB. Kedatangan Presiden langsung disambut oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan.
Prabowo menyapa warga yang telah menanti kedatangannya. Ia lalu duduk di tengah para pengungsi, menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap kondisi mereka. Turut serta dalam kunjungan ini adalah Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono; Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Presiden Tak Akan Tinggalkan Saudara

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo berdoa agar masyarakat dapat menghadapi musibah dengan keteguhan dan semangat. Ia menyampaikan pesan bahwa rakyat harus tetap optimis meskipun menghadapi tantangan.
"Kita tentunya berdoa terus, bahwa Yang Maha Kuasa akan memberi yang terbaik untuk kita. Kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan, harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar jiwa kita dan yang paling penting tadi kita harus gotong-royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan," ucap Prabowo kepada warga yang hadir.
Pria yang mengenakan pakaian berwarna cokelat itu menegaskan bahwa pemerintah akan selalu hadir untuk membantu rakyat. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sebangsa.
"Percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu, tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian. Kita akan bersama," ujar Prabowo.
Penegakkan Hukum

Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan pernyataan terkait penegakkan hukum. Ia menegaskan bahwa pada tahun 2026, pihak berwajib tidak boleh ragu-ragu dalam menindak pelanggar hukum. Menurutnya, perlindungan terhadap rakyat adalah prioritas utama.
"Kita hadapi masa depan kita, hadapi dengan penuh semangat dan optimisme. Negara kita akan semakin kuat dan kita akan bertindak tegas semua perusahaan, semua pihak yang melanggar akan kita tertibkan semuanya," kata Prabowo, Rabu (31/12) malam.
Ia menegaskan bahwa siapa pun yang tidak patuh terhadap hukum dan undang-undang akan ditindak tegas. "Yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang akan kita cabut, kita tidak akan ragu-ragu bertindak kepentingan bangsa kepentingan negara dan terutama kepentingan rakyat kita," tegasnya.
Pemulihan Bencana

Prabowo juga mengungkapkan perkembangan pemulihan bencana di Sumatera. Ia menjelaskan bahwa proses pemulihan telah berlangsung selama sebulan terakhir sejak bencana banjir dan longsor melanda wilayah tersebut.
Menurut dia, ada banyak keberhasilan yang telah dicapai. Meski begitu, ia tak menampik masih ada tantangan yang perlu dibenahi.
"Saya bersyukur dalam 1 bulan ini walaupun masih banyak tantangan, tapi cukup banyak kemajuan dan keberhasilan," kata Prabowo saat merayakan tahun baru 2026 di pengungsian Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Rabu (31/12).
Saya Harus Bersama Rakyat yang Kesulitan

Prabowo menyebut bahwa sebagai pemimpin yang dipilih oleh rakyat, ia harus berpihak kepada rakyat. Apalagi, menurutnya, beberapa rakyat sedang dalam kondisi sulit.
"Kami dipilih oleh rakyat untuk bekerja untuk rakyat, dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan," ujar Prabowo di lokasi, Rabu (31/12) malam.
Kunjungan Presiden ini menunjukkan komitmennya untuk tetap dekat dengan rakyat, terutama yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar