Safrizal ZA Apresiasi Kinerja Damkar Bersihkan Jalan dan Sekolah: Bukti Kehadiran Negara

Safrizal ZA Apresiasi Kinerja Damkar Bersihkan Jalan dan Sekolah: Bukti Kehadiran Negara

Apresiasi Safrizal ZA terhadap Kinerja Damkar dalam Pembersihan Area Bencana

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi cepat satuan pemadam kebakaran (Damkar) di berbagai daerah yang terdampak banjir dan longsor di Sumatra. Personel Damkar dinilai bekerja responsif dalam membersihkan jalan, sekolah, rumah ibadah, rumah sakit, hingga ruang publik lainnya yang tertutup lumpur tebal usai bencana.

Dalam kunjungannya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Safrizal menyaksikan langsung bagaimana mobil Damkar dengan daya semprot tinggi mampu mempercepat proses pembersihan. Hal ini sangat membantu pemulihan aktivitas masyarakat dan mempercepat normalisasi ruang publik.

Saya saksikan aksi personel Damkar di Aceh, Sumut dan Sumbar yang membersihkan jalan-jalan dari lumpur, rumah sakit, dan lain-lain. Terima kasih atas partisipasi aktif tersebut. Salah satu bukti kehadiran negara di lokasi bencana, ujar Safrizal saat berkunjung ke Banda Aceh.

Tugas Pokok Damkar yang Lebih Luas

Safrizal menjelaskan bahwa Damkar yang berada di bawah pembinaan Ditjen Bina Adwil memiliki tugas pokok yang tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Tugas pokok Damkar yang sudah dipahami oleh masyarakat yakni pencegahan kebakaran melalui sosialisasi, edukasi, dan berbagai upaya pencegahan untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran di lingkungan masyarakat.

Selain itu, Damkar juga bertugas untuk menangani dan memadamkan api secara cepat, tepat, dan efektif guna mencegah meluasnya kebakaran. Namun, fungsi Damkar semakin strategis karena juga mencakup penanganan keadaan darurat non-kebakaran.

Fungsi Damkar dalam Situasi Darurat

Tugas pokok Damkar lainnya yakni menyelamatkan korban jiwa, harta benda, serta melakukan evakuasi pada insiden kebakaran maupun keadaan darurat lainnya, termasuk bencana alam, kecelakaan, serta penyelamatan hewan dan barang berharga. Safrizal menekankan bahwa dalam kondisi normal sekalipun, Damkar dituntut menjaga kecepatan respons.

Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) 114 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Damkar, respon maksimal 15 menit menjadi standar nasional. Sepanjang tahun 2024, tercatat 13.485 kejadian kebakaran berhasil ditangani Damkar di seluruh Indonesia berkat respons cepat dan koordinasi lintas sektor.

Dukungan Pemerintah Daerah untuk Kinerja Damkar

Safrizal menegaskan bahwa aksi Damkar membersihkan lumpur di tempat umum membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Inisiatif dari Damkar membersihkan lumpur di tempat umum butuh dukungan dari Pemda setempat. Kekuatan semprotan selang Damkar lebih cepat mengeluarkan lumpur dari RS, pasar, dan lain-lain.

Ia mengatakan, dengan kerja Damkar yang semakin terlihat di lapangan, Safrizal berharap pemda memperkuat armada, SDM, dan sarana prasarana agar layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan makin siap menghadapi situasi kedaruratan apa pun.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan