Saksi Temukan Mayat Emilda di Jalan Duku Ulu Curup Timur: Tidak Ada Suara Tabrakan

Saksi Temukan Mayat Emilda di Jalan Duku Ulu Curup Timur: Tidak Ada Suara Tabrakan

Penemuan Jasad Emilda Gustianti di Pinggir Jalan

Emilda Gustianti (52) ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Desa Duku Ulu, Curup Timur. Kejadian ini terjadi pada Senin (8/12/2025), dan berbagai informasi serta kesaksian warga mulai mengungkap fakta-fakta penting dari kejadian tersebut.

Menurut keterangan saksi, tidak ada suara benturan atau kecelakaan yang terdengar sebelum korban ditemukan. Namun, di sekitar lokasi ditemukan jejak ban mobil yang menjadi salah satu petunjuk awal penyelidikan. Korban langsung dibawa ke RS An-Nissa Curup dan dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, menjelaskan bahwa kondisi korban saat ditemukan sudah tidak sadarkan diri dengan luka di kepala. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dugaan kuat kejadian ini adalah tabrak lari.

Barang-barang berharga korban juga masih utuh di lokasi, sehingga kemungkinan adanya tindak pidana pencurian atau perampokan dapat disingkirkan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban menjadi korban tabrak lari.

Penyelidikan Terus Dilakukan

Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari bukti-bukti tambahan. Kasat Lantas Polres Rejang Lebong, AKP Wiyanto, SH, bersama Kanit Laka Ipda Ferizan Ahmad, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Menurut informasi yang didapat, korban pada pagi itu diketahui berjalan kaki dari rumahnya dan tidak menggunakan kendaraan. Hal ini menjadi fokus utama dalam penyelidikan, karena bisa menjadi indikasi apakah korban terkena kecelakaan atau tidak.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, korban mengalami luka lecet di atas bibir kanan, luka lecet di dahi kiri, serta pendarahan dari kedua telinga. Meski begitu, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena minimnya jumlah saksi yang melihat kejadian.

Kondisi Korban dan Lingkungan Sekitar

Emilda Gustianti, yang baru empat bulan tinggal di Desa Duku Ulu, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh warga yang kebetulan melintas. Saat ditemukan, pakaian, HP, dan tas korban masih berada di lokasi. Hal ini memunculkan misteri besar karena tidak ada barang yang hilang, sehingga dugaan kuat mengarah pada insiden tabrak lari.

Kepala Desa Duku Ulu, Marwan, menyampaikan bahwa Emilda dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah selama tinggal di desa tersebut. Korban juga diketahui tinggal seorang diri di rumah barunya.

Warga yang melihat pertama kali menemukan korban sudah dalam keadaan terkapar. Sebelum kejadian, tidak ada warga yang melihat atau mendengar sesuatu yang mencurigakan.

Meski luka-luka pada tubuh korban mengarah pada dugaan kuat kecelakaan tabrak lari, warga dan aparat masih mempertanyakan penyebab pasti kejadian tersebut. Pasalnya, tidak ditemukan indikasi bahwa korban mengalami tindak pencurian atau kekerasan lain, karena semua barang berharganya utuh di lokasi.

Proses Pemakaman dan Penyelidikan Lanjutan

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan mencari petunjuk untuk mengungkap penyebab pasti kematian Emilda yang hingga kini masih menyisakan misteri bagi warga sekitar.

Kasat Lantas Polres Rejang Lebong, AKP Wiyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Meski begitu, penyebab pasti kejadian masih belum dapat dipastikan. Bahkan pihak Sat Reskrim Polres Rejang Lebong juga turut membantu melakukan penyelidikan.

“Benar, diduga tabrak lari, tapi masih kita lakukan penyelidikan,” ucap Kasat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan