Penipuan Wedding Organizer yang Menyedot Dana Jutaan Rupiah
Saldo rekening Ayu Puspita, pemilik wedding organizer (WO) yang diduga menipu ratusan pengantin di Jabodetabek, ternyata sangat mengkhawatirkan. Dengan dana yang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah, saldo rekening yang tersisa hanya sebesar Rp330 ribu. Fakta ini terungkap saat para korban mengejutkannya di kediamannya di Cipayung, Jakarta Timur pada Minggu (7/12/2025).
Para korban yang hadir dalam jumlah besar tampak marah dan kecewa karena uang pernikahan yang mereka bayarkan ke Ayu telah hilang tanpa jejak. Bahkan ada beberapa pengantin yang merasa acara pernikahannya hancur akibat ulah WO Ayu. Akibatnya, banyak dari mereka meminta penjelasan langsung dari Ayu.
Ayu tidak bisa berbuat apa-apa ketika para korban memintanya untuk membuka ponsel dan mengecek rekening online-nya. Dengan wajah lesu dan lusuh, ia memenuhi permintaan tersebut. Saat melihat saldo rekeningnya, para korban kaget karena hanya tersisa Rp330 ribu.
"Tuhan, hanya Rp300 ribu? Gila, bahkan ATM saya saja tidak segitu," teriak salah satu korban dengan suara tinggi.
Selain Ayu, rekening pegawai komplotannya juga dicek. Salah satunya adalah Reifa, yang diduga menjadi bagian dari jaringan penipuan tersebut. Saat ditanya tentang saldonya, Reifa mengaku bahwa semua uang masuk ke tangan Ayu. Namun, saat dilihat, saldonya hanya tersisa sekitar Rp2 juta. Padahal, Reifa baru saja menerima gaji fantastis dari Ayu, yaitu sebesar Rp191 juta.

Korban-korban tersebut terkejut dan marah karena uang yang diterima oleh Reifa jauh lebih besar dibandingkan sisa saldo yang ada. Mereka bertanya-tanya ke mana uang itu pergi. Tidak hanya Reifa, komplotan lainnya seperti Dimas juga disebut menerima gaji dan komisi besar-besaran.
"Apa benar kamu menerima komisi Rp50 juta tiap bulan tapi tidak memiliki HP dua?" tanya salah satu korban kepada Dimas.
Penjelasan Ayu dan Klarifikasi
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Ayu memberikan penjelasan yang mengejutkan. Ia mengakui bahwa sebagian uang kliennya digunakan untuk membayar uang muka pembelian rumah mewah. Namun, ia sedang berusaha menjual rumah tersebut agar dapat mengembalikan uang klien.
"Saya menggunakan sebagian dana untuk membayar uang muka rumah, tapi saya sedang berusaha menjual rumah tersebut untuk mengembalikan uang klien," ujar Ayu dalam klarifikasinya.
Meski begitu, banyak korban masih merasa tidak puas dengan jawaban Ayu. Mereka ingin uang mereka dikembalikan sepenuhnya. Sejauh ini, kasus dugaan penipuan yang dilakukan WO Ayu telah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara.
Pada Minggu (7/12/2025), Ayu Puspita telah diamankan oleh pihak kepolisian. Awalnya, ia dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur sesuai domisili tinggalnya. "Minggu siang yang bersangkutan (Ayu) dibawa warga ke Polres," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha agar semua hak korban dapat dikembalikan. Hingga artikel ini ditayangkan, 87 orang telah melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan Ayu. Diduga jumlah korban mencapai ratusan orang dengan total kerugian mencapai Rp19,3 miliar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar