SEA Games 2025 - Indonesia Gagal Awal, Pelatih Malaysia Bersyukur: Alhamdulillah

Pelatih Malaysia Berterima Kasih atas Kegagalan Timnas U-22 Indonesia

Pelatih Timnas U-22 Malaysia, Nafuzi Zain, menyampaikan rasa syukur setelah Timnas U-22 Indonesia tersingkir sebelum waktu yang diharapkan. Keberhasilan ini memberi peluang bagi Malaysia untuk menembus babak semifinal SEA Games 2025.

Sebelumnya, Malaysia menghadapi tekanan berat setelah kalah dari Vietnam dalam pertandingan terakhir fase Grup B, yang berlangsung pada Kamis (11/12/2025). Nasib tim asuhan Nafuzi Zain ditentukan oleh hasil pertandingan antara Indonesia melawan Myanmar dengan syarat skuad Garuda Muda harus menang dengan selisih tiga gol.

Tim yang dilatih oleh Indra Sjafri berhasil mencetak tiga gol dalam laga tersebut, tetapi mereka lebih dulu kebobolan satu gol. Hal ini membuat situasi menjadi tidak ideal. Indonesia membutuhkan satu gol tambahan untuk memastikan kelolosan, namun akhirnya gagal mewujudkannya. Skor akhir 3-1 menutup pertandingan tersebut.

Kemenangan Malaysia atas Indonesia dalam perebutan posisi runner-up terbaik membawa mereka ke babak semifinal. Keberhasilan ini disambut hangat oleh para pemain dan pelatih Malaysia. Nafuzi Zain bahkan mengucapkan terima kasih atas hasil pertandingan Indonesia melawan Myanmar.

Menurut Nafuzi Zain, target awal yang diusung oleh timnya hanya adalah lolos ke babak semifinal. Namun, perubahan situasi karena kegagalan Indonesia membuat target baru muncul.

"Target pertama kami adalah mencapai semifinal, dan Alhamdulillah tujuan itu telah tercapai," ujar Nafuzi Zain seperti dikutip dari NST.com.my.

"Sekarang targetnya adalah final, dan medali. Dan tentu saja, kami menginginkan emas," tambahnya.

Di babak semifinal nanti, Malaysia akan menghadapi Thailand. Nafuzi Zain mengakui bahwa lawan mereka bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Oleh karena itu, ia meminta para pemainnya untuk memberikan segala kemampuan terbaik dalam pertandingan tersebut.

"Kami hanya selangkah lagi, dan kami akan memberikan segalanya untuk itu."

"Thailand adalah tim yang kuat, terutama di kandang sendiri. Ini bukan pertandingan yang mudah. Para pemain harus memberikan segalanya," jelas Nafuzi Zain.

Persiapan matang akan dilakukan oleh Malaysia. Nafuzi Zain mengklaim bahwa timnya telah belajar dari pertandingan sebelumnya. Ia menjamin para pemain tidak akan mengulangi kesalahan yang terjadi sebelumnya.

"Kami telah belajar dari pertemuan-pertemuan kami sebelumnya dengan mereka, terutama dari kesalahan-kesalahan kami," kata Nafuzi Zain.

Sementara itu, kegagalan Timnas U-22 Indonesia menjadi yang pertama kali sejak tahun 2009 silam. Di mana Indonesia gagal masuk ke semifinal SEA Games usai tidak mampu menjadi juara grup maupun runner-up terbaik.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan