Sedih! Fahmi Bo Dikhianati Anaknya Sendiri, Tangis Pecah Bicarakan Kematian

Perjuangan Fahmi Bo dalam Mencari Kembali Hubungan dengan Anak-anaknya


Fahmi Bo kini sedang berjuang untuk memperbaiki hubungannya dengan kedua anaknya, Farel dan Aurel. Namun, perjalanan ini penuh tantangan. Setelah meninggalkan keluarganya pada tahun 2020, Fahmi menghadapi kesulitan besar dalam mencari tempat tinggal anak-anaknya. Bahkan, ia sempat dibohongi oleh anak-anaknya sendiri.

Pada masa lalu, Fahmi masih dalam kondisi sehat dan sukses. Ia mengaku bosan dengan pertengkaran yang sering terjadi antara dirinya dan istrinya, Nita Anita. Akhirnya, ia memutuskan untuk pergi dari rumah, meninggalkan istri dan dua anaknya yang masih sekolah. Keputusan itu meninggalkan luka batin di hati Farel dan Aurel.


Hubungan antara ayah dan anak semakin memburuk. Komunikasi antara Fahmi dan anak-anaknya terputus. Pada akhirnya, Fahmi jatuh sakit dan membutuhkan dukungan orang lain sebagai sistem pendukungnya. Rindu terhadap anak-anaknya membuat Fahmi kembali mencari mereka. Ia bahkan rela pindah kontrakan ke lokasi tempat tinggal anak-anak dan ibu mereka.

“Saya pindah kosan ke Kebon Jeruk, siapa tahu ketemu anak. Saya sangat rindu mereka karena mereka tinggal di daerah sini. Saya pikir, mungkin bisa ketemu di jalan,” ujarnya saat menjadi bintang tamu acara FYP Trans7, Selasa (2/12/2025).

Namun, rindu itu ternyata disertai penipuan. Fahmi yang berkeliling naik motor demi menemukan alamat tempat tinggal anaknya, diberi alamat palsu. Tangis Fahmi pecah ketika mengingat momen tersebut. Meski begitu, ia memahami kemarahan anak-anaknya terhadap dirinya hingga mereka membohongi ayahnya sendiri.

“Tapi aku pernah dibohongi, kirain ngontrak di daerah situ, aku sudah muter-muter naik motor biar ketemu, ternyata gak tinggal di daerah situ,” katanya.

“Wajar kalau anak, mungkin kesal, kecewa sama bapaknya,” ujarnya pasrah.

“Aku sebagai suami, kepala rumah tangga, aku salah, aku pernah punya kesalahan fatal,” tambah Fahmi sambil berkaca-kaca.

Ditolak Saat Minta Rujuk

Pada tahun 2023, kondisi kesehatan Fahmi mulai menurun. Ia hidup sebatang kara dan menyadari pentingnya kehadiran anak dan istrinya. Saat itu, ia ingin meminta Nita untuk menjadi istrinya lagi. Sayangnya, permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh Nita.

“Tahun 2023 aku sakit, syuting udah mulai pincang, jalan sudah gak kuat. Ibu (Nita) minta penjelasan, ‘gimana hubungan kita?’, aku minta rujuk, ibu (Nita) bilang mending kita jadi saudara saja, ibu bilang bikin surat perjanjian di depan keluarga, kita sudah bukan suami-istri secara agama,” kata Fahmi.

“Tahun 2023 tanda tangan (surat perjanjian), pergi udah dari tahun 2020 saat (Fahmi Bo) sehat dan masih kerja,” tambah Nita.

Terpikir Segera Meninggal Dunia

Beberapa waktu lalu, kondisi kesehatan Fahmi semakin memburuk. Mantan istrinya, Nita, terenyuh dan mau membantu. Saat itu, Fahmi mengaku tidak memiliki semangat untuk hidup. Tubuh yang digerogoti penyakit dan jauh dari anak-anaknya membuatnya bicara macam-macam. Bahkan, ia sempat berpesan kepada Nita agar tidak lagi membawanya ke rumah sakit dan membiarkannya meninggal dunia.

“Tiga hari sebelum A Raffi datang, aku sudah bilang sama ibunya anak-anak, sekarang sudah jadi istri, setelah pulang dari rumah sakit kedua kalinya, 4-5 bulan ke belakang, bu, ayah kayaknya sudah berasa (akan meninggal), mau ke rumah sakit lagi buat apa?” ujarnya.

“Mungkin iya ada BPJS, tapi kan butuh biaya sana-sini, takut ada obat yang gak dicover, nanti yang jagain gimana, siapa yang jaga di rumah sakit,” tambahnya.

“Kalau ayah sudah gak ada umur, ayah dimakamkan jangan jauh-jauh, jadi kalian kalau mau ziarah gampang, gak perlu ongkos,” katanya.

Beruntung, Raffi Ahmad datang untuk memberikan bantuan moral dan finansial. Fahmi dilarikan ke rumah sakit terbaik. Kini, kondisinya sudah jauh lebih baik, meski tetap duduk di kursi roda.

“Hidup itu di tangan Allah, kita harus ikhtiar. Kadang hidup dan mati serahkan pada Allah. Awalnya bang Fahmi emang gak mau, karena trauma sama rumah sakit,” tambah Raffi Ahmad.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan