Sedih! Setelah pemecatan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia kandas di berbagai usia sepanjang 2025

Kegagalan Beruntun Timnas Indonesia di Tahun 2025

Tahun 2025 sudah memasuki penghujung. Sepanjang tahun ini, Timnas Indonesia telah mengikuti berbagai ajang kompetisi, mulai dari kelompok usia U-16 hingga senior. Namun, hasil yang diraih tidak terlalu memuaskan. Sebaliknya, kegagalan demi kegagalan terjadi, membuat publik sepak bola Indonesia merasa kecewa dan khawatir akan masa depan tim nasional.

Pada awal tahun 2025, banyak harapan tinggi dibangun oleh penggemar sepak bola setelah pencapaian gemilang pada tahun sebelumnya. Pada 2024, Timnas Indonesia mencatatkan beberapa prestasi yang menonjol, seperti:

  • Piala Asia 2023: Timnas Indonesia berhasil melaju ke fase grup, menjadi pencapaian terbaik dalam sejarah.
  • Piala Asia U-23 2024: Garuda Muda mampu mencapai babak semifinal dan nyaris melaju ke Olimpiade Paris 2024.
  • Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia: Timnas Indonesia berada di posisi ketiga saat pergantian tahun, dengan peluang besar untuk lolos langsung.

Namun, semua itu berubah ketika tahun berganti. Drama sepak bola Indonesia dimulai dengan keputusan PSSI yang melakukan pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Alasan utamanya adalah dinamika dalam tim, meski keputusan tersebut sempat menimbulkan kontroversi. PSSI langsung mengumumkan Patrick Kluivert sebagai pelatih pengganti, yang dianggap sebagai tanda bahwa perubahan sudah direncanakan sejak lama.

Penunjukan Kluivert beserta asisten-asistennya seperti Alex Pastoor dan Danny Landzaat juga menuai banyak pertanyaan. Bahkan, Gerald Vanenburg juga diangkat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23. Penunjukkan ini diharapkan bisa membawa perubahan positif, namun ternyata justru memicu serangkaian kegagalan.

Kegagalan-Kegagalan yang Terjadi

  1. Timnas U-20 Gagal Total di Piala Asia U-20 2025
    Timnas Indonesia U-20 yang dilatih oleh Indra Sjafri mengalami kegagalan total di Piala Asia U-20 2025. Mereka hanya mampu meraih satu poin dari satu imbang lawan Yaman, sementara dua kekalahan dari Iran dan Uzbekistan membuat mereka tersisih dari ajang ini. Akibatnya, Indra Sjafri harus mundur dari jabatannya, dan PSSI menunjuk Frank van Kempen sebagai pelatih baru.

  2. Runner-up Piala AFF U-23 2025
    Piala AFF U-23 2025 menjadi panggung perdana Gerald Vanenburg sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-23. Meski memiliki target untuk melaju ke Olimpiade Los Angeles 2028, tim gagal memenuhi ekspektasi. Mereka hanya mampu menjadi runner-up setelah kalah dari Vietnam di final.

  3. Timnas U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2026
    Setelah kegagalan di Piala AFF U-23 2025, Timnas U-23 diharapkan bisa memperbaiki performa di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Sayangnya, hasilnya justru semakin buruk. Tim gagal melaju ke putaran akhir karena kalah bersaing dengan Korea Selatan. Vanenburg akhirnya harus meninggalkan jabatannya sebagai pelatih.

  4. Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
    Kegagalan terberat terjadi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia, yang sebelumnya berada di posisi ketiga, menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak. Akibatnya, mereka menjadi juru kunci grup dan gagal melanjutkan perjalanan ke Piala Dunia 2026.

  5. Timnas Indonesia U-22 Gugur di Fase Grup SEA Games 2025
    Kegagalan terbaru terjadi di SEA Games 2025. Timnas Indonesia U-22 gagal mempertahankan emas yang diraih pada edisi 2023. Meski berhasil mengalahkan Myanmar, mereka kalah dari Filipina dan tidak mampu melaju sebagai runner-up terbaik. Garuda Muda pulang tanpa medali.

Kesimpulan

Serangkaian kegagalan yang terjadi di tahun 2025 membuat publik sepak bola Indonesia merasa kecewa. Dari level U-20 hingga senior, semua tim mengalami penurunan performa. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan PSSI dan strategi pelatihan yang digunakan. Di tengah situasi ini, diperlukan evaluasi menyeluruh agar masa depan sepak bola Indonesia bisa lebih baik.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan