Seleksi 36 Kandidat Kadis hingga Kabiro Gubernur Sulbar: Tidak Konsisten

Seleksi 36 Kandidat Kadis hingga Kabiro Gubernur Sulbar: Tidak Konsisten

Proses Seleksi JPT Pratama di Sulawesi Barat

Pemilihan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali berlanjut pada Selasa, 16 Desember 2025. Sebanyak 36 peserta mengikuti tahapan wawancara yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju. Proses ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), Wakil Gubernur, Salim S Mengga, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Junda Maulana.

Ketiga pimpinan daerah tersebut terlibat aktif dalam mengevaluasi kompetensi, integritas, dan karakter para peserta seleksi. Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas publik, seluruh rangkaian wawancara disiarkan secara langsung melalui akun YouTube resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Proses pemaparan peserta juga disaksikan langsung oleh para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.

Fokus Penilaian dalam Wawancara

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menyatakan bahwa dalam sesi wawancara dirinya lebih menekankan pada aspek karakter dan konsistensi calon pejabat. Ia menjelaskan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan cenderung "menjebak" untuk mengetahui sejauh mana konsistensi dan karakter peserta.

“Olehnya itu, pertanyaan-pertanyaan saya banyak menjebak, bagaimana konsistensinya, bagaimana karakternya, bagaimana pemerhatian masalahnya,” ujar Suhardi Duka.

Wakil Gubernur lebih menekankan pada sikap dan konsistensi peserta, sementara Sekda menilai penguasaan tugas dan teknis jabatan. Menurut SDK, secara umum para peserta memiliki kemampuan yang baik, meski masih ditemukan beberapa yang dinilai kurang konsisten dalam menjawab pertanyaan.

“Kalau saya lihat dari sisi kemampuan, peserta mampu. Hanya memang ada yang tidak konsisten,” kata Suhardi Duka.

Ia memastikan bahwa proses wawancara JPT Pratama akan rampung pada hari ini. Selanjutnya, hasil wawancara akan dibahas secara bersama oleh pimpinan daerah. Suhardi Duka menegaskan bahwa mekanisme seleksi terbuka seperti ini akan terus dilakukan untuk proses seleksi terbuka (selter) yang bersifat promosi jabatan.

Proses Seleksi dan Kandidat Terpilih

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana menjelaskan bahwa proses seleksi tersebut sepenuhnya dilaksanakan oleh panitia seleksi (pansel), dan ia tidak terlibat karena tahapan telah dimulai sebelum dirinya dilantik sebagai Sekda. Ia menjelaskan bahwa pansel telah menetapkan tiga besar kandidat pada masing-masing OPD.

Namun, Junda Maulana mengaku belum melihat daftar lengkap hasil tersebut. Menurutnya, tahapan selanjutnya sepenuhnya berada di tangan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wagub, Salim S Mengga sebagai pemegang hak prerogatif dalam menentukan pejabat yang akan dilantik dari tiga nama terbaik yang diserahkan pansel.

Berikut daftar tiga besar calon kepala 12 OPD lingkup Pemprov Sulbar:

  • Kaban Kesbangpol
  • Iswansyah Burhanuddin
  • Muh. Darwis Damir
  • Sakaria K

  • Kepala BPBD

  • Gusti Harmiawan Buntutiboyong
  • Muhammad Yasir Fattah
  • Paisal Anwar

  • Kepala Satpol PP dan Damkar

  • Aksan Amrullah
  • Jemmi Harun
  • Moh. Saleh Rahim

  • Kepala Badan Pendapatan Daerah

  • Abdul Wahab Hasan Sulur
  • Faika Kadriana Ishak
  • Irwansyah Burhanuddin

  • Kepala Dinas Kesehatan

  • dr. Darmawiyah
  • Nugroho Hamid
  • dr. Nursyamsi Rahim

  • Kadis Kominfopers

  • Andi Amriana Chairani
  • Bahri
  • Muhammad Ridwan Djafar

  • Kadis Pendidikan dan Kebudayaan

  • M Djazuli M
  • Muhammad Nehru Sagena
  • Sakaria K

  • Kadis Perkebunan

  • Faika Kadriana Ishak
  • Firman
  • Muh. Faizal Thamrin

  • Kadis TPHP

  • Firman
  • Hamdani Hamdi
  • Sakaria K

  • Kabiro Hukum Setda

  • Afrisal
  • Satriawan Hasan Sulur
  • Suhendra

  • Kabiro Organisasi Setda

  • Muhammad Ridwan Djafar
  • Nur Rahmah Parampasi
  • Satriawan Hasan Sulur

  • Kabiro Tapemkesra

  • Murdanil
  • Nugroho Hamid
  • Satriawan Hasan Sulur


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan