Semen Padang Siap Perkuat Tim di Putaran Kedua Super League 2025/2026
Semen Padang, yang dikenal dengan julukan Kabau Sirah, sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi putaran kedua Super League 2025/2026. Dengan berbagai strategi yang telah dipersiapkan, klub asal Sumatra Barat ini berupaya keras untuk meningkatkan performa mereka di kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia.
Salah satu langkah penting yang dilakukan oleh Semen Padang adalah perekrutan pemain asing baru. Beberapa waktu lalu, klub resmi mendatangkan dua pemain asing, yaitu Kianz Froese dan Ravy Tsouka. Kedua pemain ini memiliki rekam jejak karier yang cukup menjanjikan. Kianz Froese pernah bermain di Liga Jerman dan juga pernah memperkuat Timnas Kanada. Sementara itu, Ravy Tsouka pernah bermain di Liga Prancis, Italia, Swedia hingga Belgia serta pernah membela Timnas Kongo.
Kehadiran kedua pemain tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap performa Semen Padang. Mereka diharapkan bisa menjadi penambah daya gedor bagi tim dan membantu menjaga posisi mereka di klasemen Super League 2025/2026.
Selain itu, Semen Padang juga sedang mempertimbangkan untuk memperkuat lini tengah mereka. Salah satu target utama yang dikabarkan akan direkrut adalah Boubakary Diarra, bekas primadona milik PSIS Semarang. Kabar mengenai kemungkinan kehadiran Diarra di Semen Padang santer beredar di jagat maya.
Beberapa akun media sosial, termasuk @gosballfc, menyebut bahwa Boubakary Diarra akan bergabung dengan Semen Padang di putaran kedua musim 2025/2026. Menurut informasi yang beredar, Diarra akan datang ke Semen Padang setelah meninggalkan PSIS Semarang pada akhir musim 2024/25. Sebelumnya, ia sempat bergabung dengan klub Liga 1 Malta dan saat ini berstatus tanpa klub.

Peluang Semen Padang untuk menggaet Boubakary Diarra sangat terbuka lebar. Karena saat ini Diarra berstatus tanpa klub, maka perekrutan bisa dilakukan secara bebas transfer. Sebelumnya, Diarra sempat kembali ke Liga Malta setelah dilepas PSIS Semarang. Ia bergabung dengan Silema Wander selama 2 bulan dan berhasil mencatatkan 1 assist dari 8 pertandingan yang dijalani.
Meski kabar ini masih dalam tahap isu, masyarakat sepak bola Tanah Air sangat antusias menantikan konfirmasi resmi dari Semen Padang. Hingga saat ini, klub belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai isu tersebut.
Profil Boubakary Diarra
Boubakary Diarra lahir pada 30 Agustus 1993 di Villepinte, Prancis. Ia memiliki tinggi badan 1,87 meter dan berkebangsaan Prancis serta Mali. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini memiliki kaki dominan kanan. Saat ini, Diarra berstatus tanpa klub setelah sebelumnya menghabiskan beberapa musim di berbagai klub.
Berikut profil lengkap Boubakary Diarra:
- Nama Lengkap: Boubakary Diarra
- Tanggal lahir / Umur: 30 Agt 1993 (32)
- Tempat kelahiran: Villepinte, Prancis
- Tinggi: 1,87 meter
- Kewarganegaraan: Prancis dan Mali
- Posisi: Gelandang - Gel. Bertahan
- Kaki dominan: Kanan/Right
- Agen pemain: -
- Klub Saat Ini: Tanpa Klub
- Bergabung: 27 November 2025
- Kontrak berakhir: -
- Perpanjangan kontrak terakhir: 20 Jun 2024
- Nilai pasar: RP5,21 milyar
- Karier tim nasional: Timnas Mali (20 sebanyak 2 pertandingan)
Catatan Statistik Berdasarkan Klub
- SC Covilhã: 103 pertandingan, 5 gol, 1 assist, 26 kartu kuning, 7.349' menit bermain
- PSIS Semarang: 57 pertandingan 2 gol, 2 assist 8 kartu kuning, 5.029 menit bermain
- Torino Primavera: 52 pertandingan, 3 gol, 9 kartu kuning, 3.258 menit bermain
- Mosta FC: 38 pertandingan, 2 gol, 3 assist, 6 kartu kuning, 3.303 menit bermain
- CD Cova Piedade: 34 pertandingan, 3 gol, 1 assist, 4 kartu kuning, 2.298 menit bermain
- FC Rieti 1936: 18 pertandingan, 1 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, 1.386 menit bermain
- AC Bra: 18 pertandingan, 1 gol, 6 kartu kuning, 1.057 menit bermain
- Varzim SC: 17 pertandingan, 5 kartu kuning, 1.209 menit bermain
- FK Kruoja Pakruojis: 14 pertandingan, 1 assist, 4 kartu kuning, 713 menit bermain.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar