Seminar Natal Nasional Merayakan 9 Kota


nurulamin.pro, JAKARTA - Panitia Natal Nasional 2025 telah memulai rangkaian kegiatan Seminar Natal Nasional yang akan berlangsung di sembilan kota di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya keluarga sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter, iman, dan ketahanan sosial bangsa.

Tema utama dari seminar ini adalah "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga", yang terinspirasi dari kitab Injil Matius pasal 1 ayat 21–24. Dengan tema tersebut, acara ini bertujuan untuk mengajak masyarakat merenungkan peran keluarga dalam kehidupan sehari-hari serta bagaimana keluarga dapat menjadi tempat tumbuhnya nilai-nilai kasih, harapan, dan kepedulian.

Selain seminar, kegiatan ini juga dilengkapi dengan berbagai bentuk bakti sosial. Beberapa program yang dilaksanakan antara lain penyaluran bantuan bencana, bantuan beasiswa, bantuan perbaikan gereja, serta penyediaan ambulans di lebih dari 10 titik wilayah di Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen panitia dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lembaga keagamaan.

Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa seminar ini bukan hanya sekadar forum diskusi, tetapi juga momen penting untuk mengajak masyarakat melihat kembali peran keluarga sebagai fondasi kehidupan. Ia menyampaikan bahwa melalui seminar di sembilan kota, panitia ingin menciptakan dialog yang konstruktif tentang bagaimana keluarga Indonesia bisa tetap kuat, saling mendukung, dan menjadi tempat pertama di mana nilai-nilai kasih dan harapan tumbuh.

Maruarar menekankan bahwa pelaksanaan seminar di berbagai wilayah, baik dari barat hingga timur Indonesia, menunjukkan komitmen panitia untuk menjangkau masyarakat secara luas. Rangkaian seminar ini akan ditutup pada tanggal 29 Januari 2026 di Universitas Pelita Harapan, Jakarta.

Koordinator Seminar Natal, Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan, menjelaskan bahwa setiap kota akan menyelenggarakan seminar selama satu hari penuh dengan format pemaparan materi, dialog interaktif, serta penyusunan rekomendasi mengenai penguatan keluarga Indonesia. Program ini dirancang agar peserta dapat memperoleh wawasan dan ide-ide baru dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Maruarar Sirait menegaskan bahwa momentum Natal selalu mengingatkan masyarakat untuk kembali pada nilai-nilai kasih dan kepedulian. Ia berharap bahwa seluruh seminar yang diselenggarakan dapat memberikan kontribusi nyata bagi gereja, pemerintah, dan masyarakat luas dalam memperkuat fondasi keluarga Indonesia.

“Semoga rangkaian seminar ini menjadi berkat bagi banyak keluarga di Indonesia dan menjadi pengingat bahwa pesan Natal tidak hanya dirayakan, tetapi dihidupi melalui tindakan yang membawa kebaikan dan harapan,” ujar Maruarar dalam penutupnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan