Seminar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas 2024C PBSI Unika Ruteng

Seminar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas 2024C PBSI Unika Ruteng

Seminar "Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia" Berhasil Digelar

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng Kabupaten Manggarai NTT berhasil menyelenggarakan seminar bertema Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Acara ini diadakan di GUB 411 pada hari Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Program Studi PBSI, narasumber, serta mahasiswa dari berbagai program studi seperti Pendidikan Matematika, PBI, dan PBSI.

Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PBSI, Bonefasius Rampung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidik dan mahasiswa perlu beradaptasi dengan perkembangan ini agar proses pembelajaran tetap relevan dan efektif.

Deep learning bukan sekadar tren, tetapi sebuah kebutuhan dalam pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra. Teknologi ini dapat membantu kita memahami pola bahasa, menganalisis karya sastra secara lebih mendalam dan membangun pengalaman belajar yang lebih efektif. Karena itu, mahasiswa dan pendidik perlu terbuka dan siap menguasainya, ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa penerapan deep learning dapat mendukung berbagai inovasi, seperti analisis otomatis terhadap gaya bahasa serta memanfaatkan teknologi dalam pengembangan sastra dan bahasa. Hal ini menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan bahwa metode pengajaran tetap up-to-date.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, yaitu dosen PBSI Eduardus Y. Abut. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab dalam diskusi, yang memperkaya pemahaman mengenai relevansi teknologi dengan Studi Bahasa dan Sastra Indonesia.

Beberapa poin utama yang dibahas selama seminar antara lain:

  • Penggunaan teknologi deep learning dalam memahami pola bahasa dan menganalisis karya sastra.
  • Pentingnya adaptasi pendidik dan mahasiswa terhadap perkembangan teknologi.
  • Potensi inovasi dalam pengembangan media pembelajaran berbasis AI.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi PBSI berharap dapat mendorong kolaborasi penelitian serta membuka peluang pengembangan media pembelajaran berbasis AI yang lebih inovatif. Acara ditutup dengan harapan agar semua mahasiswa dan pendidik mampu mengoptimalkan teknologi deep learning sebagai bagian dari transformasi pendidikan di masa depan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan