Serahkan 20 Alat Bantu, Bupati Etik Pamerkan Prestasi Sukoharjo Nasional

Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Sukoharjo

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, hadir dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diselenggarakan di Pendopo Graha Satya Praja, Jumat (12/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan berbagai bantuan bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat layanan inklusif dan meningkatkan kesejahteraan warga dengan kondisi khusus.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional menjadi momentum penting untuk menyadarkan masyarakat bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang besar dalam pembangunan daerah. Bupati Etik mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus membuka ruang partisipasi bagi mereka agar bisa berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Hari Disabilitas Internasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan pengingat bahwa inklusivitas harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, ujarnya. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas melalui berbagai kebijakan, peningkatan aksesibilitas, serta penyediaan kesempatan di bidang pendidikan, pekerjaan, dan pelayanan sosial.

Meskipun banyak langkah telah dilakukan, tantangan tetap ada. Namun, Bupati Etik menegaskan bahwa dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, lingkungan yang lebih ramah dan inklusif dapat diciptakan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menghapus diskriminasi, memperkuat empati, serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua individu, termasuk penyandang disabilitas.

Ia menyoroti pentingnya inovasi dalam penyediaan fasilitas publik yang mudah diakses, sehingga seluruh warga dapat memperoleh layanan yang layak tanpa hambatan. Dalam acara tersebut, Bupati Etik memaparkan beberapa program yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, seperti:

  • Pembangunan 12 Sanggar Inklusi di setiap kecamatan.
  • Bantuan sosial kepada penyandang disabilitas.
  • Penyediaan sarana aksesibilitas di berbagai gedung dan ruang publik.
  • Layanan KIS khusus disabilitas.
  • Penyediaan alat bantu dan PMT untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
  • Penyediaan tenaga terapis.

Program-program ini telah mendapatkan apresiasi, salah satunya adalah Anugerah Prakasa Inklusi dari KND RI, yang menjadi bentuk pengakuan terhadap keberpihakan pemerintah daerah kepada penyandang disabilitas.

Sebagai rangkaian kegiatan, Bupati Etik secara simbolis menyerahkan 20 alat bantu kepada penyandang disabilitas dan lanjut usia. Alat bantu tersebut terdiri dari 17 kursi roda dan 3 alat bantu dengar. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi keberkahan bagi semua pihak.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terus berupaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan adil bagi semua warga, terutama bagi penyandang disabilitas.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan