
Penemuan Mobil Dinas DPRD Bangka yang Hilang
Pada Rabu (31/12/2025) malam, mobil dinas milik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka kembali ditemukan setelah beberapa waktu hilang. Kejadian ini menarik perhatian masyarakat karena mobil tersebut sebelumnya sempat dilaporkan hilang pada siang hari tadi.
Mobil dinas merek Toyota Avanza berwarna putih itu ditemukan tidak jauh dari Kantor DPRD Bangka. Tepatnya, diparkirkan di halaman rumah kosong yang terletak di sebelah pagar kiri gedung kantor DPRD Bangka. Saat ditemukan, mobil tersebut tidak memiliki plat nomor atau nopol dan kunci kendaraan juga masih berada di dalam mobil tersebut.
Penemuan pertama kali dilakukan oleh petugas penjaga malam di Sekretariat DPRD Bangka. Nando, salah satu petugas jaga malam, mengatakan bahwa ia melihat mobil tersebut saat sedang memeriksa apakah jendela kantor sudah tertutup atau belum. Ia mengaku tidak tahu siapa yang membawa mobil tersebut ke lokasi tersebut. Setelah menemukannya, Nando langsung memberitahu temannya di Sekretariat DPRD Bangka.
Tidak lama kemudian, pihak kepolisian dari Tim Buser Kelambit Polres Bangka langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Keberadaan mobil dinas ini menjadi perhatian utama setelah sebelumnya dikabarkan hilang. Mobil tersebut pertama kali terlihat di parkiran samping kiri gedung DPRD Kabupaten Bangka pada akhir November 2025. Namun sejak saat itu, mobil tersebut tidak pernah terlihat lagi di tempat yang biasanya digunakan sebagai area parkir.
Tidak ada CCTV di area parkiran tempat mobil tersebut terakhir kali terlihat. Plt Sekwan DPRD Bangka, Junaidi, mengungkapkan bahwa mobil tersebut baru disadari hilang ketika hendak digunakan dan diservis. "Hilangnya sekitar akhir November kemarin, pas kita tahu it. Langsung kita lapor ke pihak kepolisian Polres Bangka awal Desember kemarin," ujar Junaidi kepada Bangkapos.com.
Ia mengakui bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan di TKP dan terus melakukan penyidikan. Pihaknya juga tidak bisa menduga-duga terkait siapa pelaku yang terkait dengan hilangnya satu unit mobil aset pemerintah tersebut. Junaidi menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan hal ini kepada Bupati agar jika pelaku merupakan orang dalam atau honorer ataupun ASN, akan ada tindakan tegas.
"Selanjutnya kami percayakan kasus ini kepada pihak kepolisian. Semoga ada titik terang dan segera ketemu mobilnya," katanya.
Terpisah, Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan langkah-langkah pencarian. "Memang ada laporan terkait kendaraan dinas DPRD. Sebetulnya itu hilangnya sudah lama, kemarin masih dicari oleh pihak DPRD," jelas Kapolres.
Akan tetapi karena tidak ketemu, barulah kemudian dilaporkan ke pihak Polres Bangka. AKBP Deddy menyebut bahwa pihaknya siap membantu pihak DPRD untuk mencari kendaraan tersebut. "Dimana ada beberapa saksi yang mengatakan kendaraan tersebut berada di suatu desa dan sebagainya," ungkapnya.
Pihaknya juga akan memanggil pihak-pihak di sekretariat DPRD Bangka termasuk pemegang kunci yang pertama dari mobil yang hilang tersebut, termasuk memeriksa data kendaraan untuk mempermudah pencarian. "Apabila diketemukan, akan kita cocokan, apakah itu benar atau tidak. Lalu akan kita tarik ke belakang siapa yang bawa mobil itu, jadi tidak saling tuduh menuduh, tapi berdasarkan fakta di lapangan. Akan kita cari sampai dapat," tegasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar