Setelah kecelakaan mobil menabrak siswa dan guru, SDN 01 Kalibaru lakukan PJJ dan pemulihan trauma

Insiden Mengerikan di SDN 01 Kalibaru

Pada hari Kamis (11/12), terjadi kejadian yang sangat mengejutkan dan menimbulkan trauma mendalam bagi siswa dan guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Kalibaru. Sebuah mobil MBG menabrak 20 siswa dan seorang guru, sehingga memicu langkah-langkah darurat untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan psikologis seluruh pihak terkait.

Pembelajaran Jarak Jauh Diterapkan

Untuk mengurangi dampak trauma akibat kejadian tersebut, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengambil kebijakan untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada hari Jumat (12/12). Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan keselamatan siswa dan staf pengajar serta membantu proses pemulihan mental mereka.

"Untuk hari ini, kegiatan belajar mengajar di SDN 01 Kalibaru sementara waktu dialihkan menjadi PJJ," ujar Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Utara Heni saat dikonfirmasi, Jumat (12/12).

Dalam pelaksanaan PJJ, siswa akan belajar dari rumah. Sementara itu, para guru yang tidak mengalami trauma psikologis tetap hadir di sekolah untuk memberikan materi pembelajaran. Hal ini bertujuan agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat.

Program Bantuan Psikologis Disiapkan

Selain mengalihkan proses belajar, sekolah juga telah menyiapkan program bantuan psikologis. Program trauma healing disiapkan untuk membantu memulihkan rasa trauma yang dialami oleh siswa dan guru setelah insiden tersebut.

Untuk memastikan program trauma healing berjalan secara efektif, Sudin Pendidikan telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Koordinasi ini mencakup kolaborasi dengan Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara dan Polres Metro Jakarta Utara.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara dan akan menugaskan tim Trauma Healing. Begitu pun dari Polres Metro Jakarta Utara yang juga akan memberikan program tersebut bagi siswa dan guru," jelas Heni.

Korban Selamat dan Mendapat Perawatan Medis

Informasi terkini menyebutkan bahwa seluruh korban, baik 20 siswa maupun 1 guru yang tertabrak mobil MBG, dipastikan selamat. Mereka telah mendapatkan penanganan dan perawatan medis di RSUD Cilincing dan RSUD Koja.

Langkah-langkah yang diambil oleh pihak sekolah dan dinas pendidikan DKI Jakarta menunjukkan komitmen untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan siswa serta guru. Dengan adanya PJJ dan program trauma healing, diharapkan masyarakat dapat kembali merasa aman dan nyaman dalam lingkungan pendidikan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan