Setiap Jumat, Pemuda Bantul Curangi Baju Dalam, 23 Potong Hilang, Motif Tidak Terungkap

Setiap Jumat, Pemuda Bantul Curangi Baju Dalam, 23 Potong Hilang, Motif Tidak Terungkap

Misteri Pakaian Dalam yang Hilang Terungkap

Pada akhirnya, misteri hilangnya pakaian dalam milik warga di Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta terungkap. Pelaku dari kejadian ini adalah seorang pemuda berinisial VL (18), lulusan SMK asal Terong, Kapanewon Dlingo. Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan mengundang perhatian masyarakat setempat.

Kejadian yang Menghebohkan

Kejadian pencurian pakaian dalam tersebut terjadi di Kapingan, Kalurahan Temuwuh, pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut informasi yang diperoleh, korban awalnya tidak mengetahui siapa pelakunya. Namun, setelah memasang kamera CCTV, korban akhirnya bisa melihat aksi pelaku secara langsung.

Pakaian dalam yang hilang bukan hanya milik satu orang, tetapi terdiri dari dua perempuan dengan inisial FNU (25) dan LW (39), serta satu laki-laki setempat dengan inisial HP (30). Totalnya, ada sekitar 23 potong pakaian dalam yang dicuri oleh VL.

Aksi Pelaku Terekam CCTV

Pelaku diketahui melakukan aksinya setiap malam Jumat. Pada tanggal 2 Januari 2026, ia terekam CCTV saat melakukan pencurian. Saat itu, pelaku berada di daerah Kapingan dan mengendarai sepeda motor. Setelah pulang dari angkringan, ia berhenti di salah satu rumah dan mengambil empat potong celana dalam wanita.

Aksi tersebut akhirnya terbongkar setelah korban memeriksa rekaman kamera CCTV. Dengan adanya bukti visual, kasus ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib.

Pelaku Diamankan oleh Warga

Setelah kejadian tersebut, pelaku diamankan oleh warga setempat dan kemudian diketahui oleh Polsek Dlingo. Meskipun demikian, kasus ini telah diselesaikan tanpa harus melalui proses hukum yang panjang. Kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan membuat kesepakatan yang ditandatangani di Mako Polsek Dlingo.

Kesepakatan ini dibuat tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Seluruh saksi yang hadir, termasuk Dukuh Kapingan, Dukuh Ngenap, Jogoboyo Temuwuh, dan FKPM Temuwuh, menyaksikan proses penandatanganan tersebut.

Motif Masih Tidak Jelas

Sampai saat ini, motif dari tindakan VL masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pelaku melakukan tindakan tersebut. Namun, mereka memastikan bahwa semua proses penyelesaian kasus ini dilakukan secara damai dan sesuai dengan keinginan kedua belah pihak.

Kesimpulan

Peristiwa pencurian pakaian dalam yang terjadi di Kapanewon Dlingo menjadi perhatian masyarakat luas. Aksi VL yang terbongkar melalui kamera CCTV menunjukkan betapa pentingnya penggunaan teknologi dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, penyelesaian kasus ini juga menunjukkan bahwa komunikasi dan kepercayaan antara masyarakat dan aparat dapat membantu menyelesaikan masalah secara damai.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan