
Kabar Buruk dari Keluarga Almarhum Mpok Alpa
Kabar tidak menyenangkan kembali datang dari keluarga almarhum Mpok Alpa. Putri sulungnya, Sherly, dikabarkan menghilang selama tiga hari tanpa kabar. Kepergiannya membuat sidang penetapan ahli waris di Pengadilan Agama Jakarta Selatan ditunda. Sementara itu, keluarga dan ayah tirinya masih berupaya mencari keberadaannya.
Penyebab Penundaan Sidang
Keberadaan Sherly hingga kini belum diketahui, sementara pihak keluarga masih berupaya mencari dan berharap ia segera kembali ke rumah. Hilangnya Sherly baru diketahui secara luas setelah sidang penetapan ahli waris almarhum Mpok Alpa di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025), terpaksa ditunda. Majelis hakim menilai kehadiran Sherly sebagai salah satu ahli waris bersifat krusial sehingga sidang tidak dapat dilanjutkan tanpa kehadirannya.
Profil Sherly
Sherly merupakan putri sulung Mpok Alpa yang kini telah menginjak usia remaja. Ia dikenal aktif di media sosial dan memiliki akun Instagram dengan nama pengguna @_mrshrlynaaa yang diikuti lebih dari 14 ribu pengikut. Dalam unggahannya, Sherly kerap membagikan aktivitas sehari-hari, termasuk momen kebersamaan bersama sang ibu dan keluarga. Salah satu unggahan terakhir yang menarik perhatian publik adalah foto kebersamaan Sherly dan Mpok Alpa saat berlibur ke kawasan pegunungan pada 29 April 2024. Dalam foto tersebut, keduanya tampak akrab dan bahagia. Penampilan Sherly yang menawan juga kerap menuai pujian warganet.
Kehidupan Keluarga
Sherly diketahui memiliki tiga orang adik laki-laki. Dua di antaranya merupakan bayi kembar yang saat ini baru berusia sekitar 10 bulan. Sejak kepergian Mpok Alpa, Sherly disebut ikut membantu menjaga adik-adiknya di rumah.
Keluarga Besar Mengaku Tidak Tahu
Terkait kabar hilangnya Sherly, kakak Mpok Alpa, Mpok Banong, mengaku sama sekali tidak mengetahui informasi tersebut sebelumnya. Ia mengaku baru mengetahui kabar itu setelah sidang ahli waris ditunda. Mpok kagak tahu, kan mpok jarang ke sana, ujar Mpok Banong saat ditemui, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (11/12/2025). Mpok Banong mengaku cukup sering berkunjung ke rumah Mpok Alpa sebelum ini, bahkan seminggu bisa dua hingga tiga kali. Ia menegaskan bahwa dalam kunjungan terakhirnya, Sherly masih berada di rumah dan tidak menunjukkan gelagat akan pergi. Masih ketemu. Mpok ke sana seminggu dua kali, kalau nggak seminggu tiga kali, kata Banong. Karena itu, Banong mengaku heran mengapa kabar Sherly pergi dari rumah tidak disampaikan lebih awal kepada pihak keluarga besar. Ia menyayangkan sikap Aji Darmaji, ayah tiri Sherly, yang disebut tidak memberi kabar apa pun. Bang Aji juga nggak ngasih tahu, nggak ngabarin. Apa dia takut apa gimana, ucap Banong dengan nada menyindir. Menurut Banong, sebelumnya ia telah menitipkan Sherly kepada Aji Darmaji agar dijaga dengan baik, mengingat posisi Aji sebagai orang tua di rumah. Mpok nitip sama Bang Aji. Mpok bilang, jaga Sherly baik-baik. Dia sebagai orang tua kan tahu, ujarnya.
Penjelasan Ayah Tiri Sherly
Sementara itu, Aji Darmaji memberikan penjelasan berbeda. Ia mengaku Sherly pergi dari rumah tanpa izin dan hingga kini tidak bisa dihubungi. Ponsel Sherly disebut sudah tidak aktif sejak kepergiannya. Nggak ada hujan, nggak ada angin, tiba-tiba ini anak nggak ada kabar, kata Aji kepada awak media di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025). Aji mengaku peristiwa ini merupakan kejadian pertama sepanjang ia mengenal Sherly. Selama ini, menurutnya, hubungan mereka berjalan baik tanpa konflik berarti. Nggak pernah sebelumnya dia kayak gini, ujar Aji. Ia juga menegaskan bahwa jauh hari sebelum sidang, dirinya sudah menyampaikan kepada Sherly mengenai jadwal persidangan ahli waris yang harus dihadiri bersama kuasa hukum keluarga, Zaki Ramdani. Saya sudah bilang sekitar dua mingguan. Saya bilang, Nanti Kak mau sidang ya sama Om Zaki. Dia jawab, Iya Bi, tutur Aji. Namun setelah keluarga pulang ke kawasan Ciganjur, Aji mengaku kehilangan kontak dengan Sherly. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kepergian anak tirinya tersebut. Tiba-tiba pas pulang ke Ciganjur, saya nggak tahu kenapa langsung hilang, katanya.
Upaya Pencarian Masih Dilakukan
Aji mengaku masih terus berusaha mencari keberadaan Sherly dengan menghubungi teman-temannya serta menelusuri kemungkinan tempat yang biasa dikunjungi sang anak. Ia berharap kepergian Sherly bukan karena pengaruh pihak luar atau provokasi tertentu. Saya berharapnya baik sangka. Mudah-mudahan nggak ada provokasi. Mungkin dia lagi nenangin pikiran, ungkapnya. Hingga saat ini, Aji memilih belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia berharap Sherly segera pulang dengan kesadaran sendiri dan masalah apa pun bisa dibicarakan secara kekeluargaan. Nggak bisa tidur, kepikiran terus. Mudah-mudahan Sherly cepat kembali. Kalau ada masalah, bicara baik-baik, imbuhnya.
Sidang Ahli Waris Ditunda
Akibat tidak hadirnya Sherly, sidang permohonan penetapan ahli waris almarhum Mpok Alpa di Pengadilan Agama Jakarta Selatan harus ditunda. Majelis hakim menilai seluruh ahli waris wajib hadir demi kelengkapan administrasi dan keabsahan putusan pengadilan. Penundaan sidang ini menambah kekhawatiran pihak keluarga terhadap kondisi Sherly. Selain menjadi bagian penting dalam proses hukum, Sherly juga masih berstatus anak di bawah tanggungan keluarga. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Sherly masih belum diketahui. Pihak keluarga berharap remaja tersebut segera kembali dalam keadaan selamat dan persoalan yang ada dapat diselesaikan secara baik-baik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar