
Shin Tae-yong Buka-bukaan Soal Masa Depan Karier Pelatihnya
Shin Tae-yong (STY), eks pelatih Timnas Indonesia, akhir-akhir ini mulai berbicara terbuka mengenai masa depan karier kepelatihannya. Setelah tidak lagi melatih klub Korea Selatan, Ulsan HD, STY kini sedang menjalani masa jeda dari dunia sepak bola.
Meski saat ini ia lebih santai dalam menghadapi hari-harinya, bukan berarti tidak ada tawaran yang datang kepadanya. Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa dirinya telah mendapatkan kesepakatan serius dari satu tim nasional dan satu klub profesional. Pernyataan tersebut disampaikan oleh STY saat menjadi bintang tamu dalam podcast YouTube JekPot pada Kamis (11/12/2025).
Tawaran yang diterimanya itu datang setelah ia meninggalkan Ulsan HD. Ia hanya bertahan selama sekitar dua bulan atau 65 hari di klub tersebut pada tahun 2025, yaitu dari Agustus hingga Oktober. Hasil yang buruk dari tim membuatnya harus meninggalkan posisi pelatih.
Padahal, kontrak awal STY di Ulsan HD masih sangat panjang hingga tahun 2027. Ia resmi ditunjuk sebagai pelatih pada Agustus 2025 dan diberhentikan pada 9 Oktober 2025. Dalam 10 laga yang dilaluinya, STY hanya mampu mencatatkan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan. Hal ini membuat Ulsan HD terancam degradasi.
Meskipun demikian, hal tersebut tidak berarti STY gagal sebagai pelatih. Ia memiliki prestasi yang cukup menonjol ketika melatih Timnas Indonesia. Karena itu, banyak tawaran pun berdatangan kepadanya.
"Setelah keluar dari Ulsan HD ada tawaran. Dari satu negara dan satu tim profesional," ujar Shin Tae-yong melalui kanal YouTube JekPot.
Namun, hingga saat ini, STY masih enggan mengambil keputusan. Ada beberapa pertimbangan yang ia pikirkan. Ia menyebut bahwa kondisi saat ini masih cukup berat baginya. "Sampai saat ini saya belum mengambil keputusan apa-apa," tambahnya.
Rumor Timnas China Hingga Peluang Kembali Melatih di Liga Top
Beberapa rumor sempat beredar mengenai calon destinasi Shin Tae-yong. Salah satunya adalah dari Timnas China, yang saat itu sedang mencari pelatih baru. Namun, rumor tersebut mereda setelah China menunjuk pelatih lokal, Jiayi Shao, pada bulan November.
Menariknya, Shin Tae-yong pernah memberi sinyal bahwa ia tidak terlalu tertarik melatih negara lain selain Indonesia. Karena itu, peluang menangani klub profesionaltermasuk di Super Leaguedinilai lebih terbuka.
Namun, besarnya biaya yang diperlukan untuk mendatangkan Shin Tae-yong menjadi tantangan bagi klub mana pun yang serius mengincarnya.
Nama Shin Tae-yong sempat melambung tinggi berkat keberhasilannya membangkitkan performa Timnas Indonesia. Di bawah sentuhannya, skuad Garuda berubah menjadi kekuatan baru di Asia, bahkan mampu menembus Piala Asia dan membuka peluang tampil di Piala Dunia 2026 untuk level senior maupun kelompok umur.
Setelah masa baktinya berakhir, Shin beralih melatih ke dunia klub dengan menerima pinangan Ulsan HD. Namun kiprahnya di sana tak berjalan mulus. Ia hanya mampu mencatatkan 2 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 4 kekalahan.
Kini, masa depan Shin Tae-yong masih menjadi teka-teki. Dan keputusan berikutnya yang diyakini akan menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar