Siaga Banjir Rob DKI Jakarta hingga 7 Januari, Pompa dan Pasukan Biru Dikerahkan

Persiapan Pemerintah DKI Jakarta Menghadapi Ancaman Banjir Pesisir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah mengambil berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi banjir pesisir atau rob. Peringatan ini diberlakukan hingga 7 Januari 2026. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menjelaskan bahwa langkah-langkah tersebut dilakukan guna meminimalkan dampak dari limpasan air laut ke daratan.

Beberapa tindakan yang diambil antara lain adalah:

  • Pengoperasian pompa air statis dan mobile
  • Pengaktifan pintu air
  • Pembangunan tanggul darurat di sejumlah titik pesisir utara Jakarta

Selain itu, Satuan Tugas SDA atau yang dikenal sebagai Pasukan Biru juga disiagakan untuk memastikan respons cepat di lapangan jika terjadi genangan akibat rob.

Daftar Peralatan dan Titik Pemantauan

Beberapa rumah pompa dan pintu air yang dalam kondisi siaga antara lain:

  • Pintu Air Marina
  • Rumah Pompa Waduk Pluit
  • Pompa Kali Asin
  • Pompa Ancol
  • Pompa Junction PIK
  • Pompa Muara Angke
  • Pompa Pasar Ikan
  • Pompa Tanjungan

Sebagai langkah jangka pendek, Dinas SDA juga membangun tanggul darurat sambil menunggu penyelesaian proyek tanggul laut nasional National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Lokasi tanggul darurat meliputi kawasan Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Jalan RE Martadinata, Marunda Pulo, hingga area depan Jakarta International Stadium (JIS).

Imbauan kepada Masyarakat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi genangan rob. Informasi terkini dapat dipantau melalui laman BPBD DKI Jakarta, aplikasi JAKI, atau dengan menghubungi layanan darurat 112.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Berdasarkan peringatan dini BMKG, terdapat tujuh wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob, yakni:

  1. Tanjungan, terutama di sekitar Rumah Pompa Tanjungan dan area tambak.
  2. Muara Angke, meliputi kawasan permukiman pelabuhan RT 11/RW 11, RT 01/RW 22, RT 02/RW 22, serta area Pluit Raya dan Pluit Utara.
  3. Muara Baru, khususnya di kawasan pelabuhan dan industri.
  4. Marunda, di antaranya sekitar Museum Si Pitung dan RW 07.
  5. Pasar Ikan (Sunda Kelapa), di sekitar kawasan pelabuhan.
  6. Tanjung Priok dan Kalibaru, terutama di sekitar Jalan Sulawesi dan Jalan Industri.
  7. Ancol, khususnya di sekitar Perempatan Gunung Sahari Marina dan kawasan depan JIS.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, pemerintah DKI Jakarta berharap dapat mengurangi risiko banjir pesisir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan