
Banjir Melanda Wilayah Riau, Ratusan Keluarga Terdampak
Banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi telah melanda beberapa wilayah di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, dan Kota Pekanbaru. Akibatnya, ratusan keluarga terdampak dan sebagian dari mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir.
Wilayah Terdampak Banjir
Kepala BPBD Provinsi Riau, Edy Afrizal, menjelaskan bahwa beberapa daerah di Riau kini menghadapi kondisi banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, wilayah yang paling terdampak adalah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak. Sementara itu, Kota Pekanbaru juga tidak luput dari peristiwa ini, meskipun kondisinya sudah mulai surut.
Di Kabupaten Bengkalis, banjir terjadi di lima titik yang tersebar di lima desa. Sebanyak 234 kepala keluarga terdampak, dengan 11 kepala keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ketinggian genangan air bervariasi antara 10 hingga 30 sentimeter. Saat ini, kondisi banjir di wilayah tersebut dilaporkan mulai surut.
Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Siak. Tercatat tiga titik banjir di tiga desa, dengan total 30 kepala keluarga terdampak. Dari jumlah tersebut, 25 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat genangan air yang cukup tinggi, berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter. Beberapa lokasi di Kabupaten Siak juga mulai menunjukkan penurunan tinggi air.
Di Kota Pekanbaru, banjir terjadi di lima lokasi pemukiman warga setelah hujan deras melanda kota tersebut pada Jumat (2/1/2026). Saat ini, kondisi banjir di wilayah tersebut sudah surut sehingga tidak ada warga yang mengungsi. Informasi menyebutkan bahwa ketinggian banjir mencapai 30 sentimeter. Banjir dengan ketinggian hampir setengah meter sempat terjadi di pemukiman sekitar Jalan Arwana, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai.
Upaya Penanganan Darurat
Menanggapi situasi ini, BPBDPK Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten setempat telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengevakuasi warga terdampak serta mendirikan tenda untuk lokasi pengungsian sementara. Selain itu, bantuan logistik dan dapur umum juga disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Untuk mempercepat surutnya air, pembersihan kanal dilakukan dengan menggunakan alat berat. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar lokasi terdampak banjir.
Imbauan kepada Masyarakat
BPBDPK Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah. Masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
Prakiraan Cuaca
Informasi dari BMKG Pekanbaru, update pada Sabtu 3 Januari 2026, menyebutkan bahwa pagi hari cuaca kabur dan cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu. Siang hari cerah berawan, sedangkan sore hingga malam hari cuaca cerah berawan dengan prakiraan hujan ringan hingga sedang di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, dan Siak.
Prakiraan gelombang laut di wilayah Perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (rendah).
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar