Siap-siap! Bansos PKH Cair Tahun 2026, Ini Cara Cek Penerima

Siap-siap! Bansos PKH Cair Tahun 2026, Ini Cara Cek Penerima

Pemerintah Siapkan Tiga Bantuan Sosial Prioritas untuk Tahun 2026

Pemerintah telah menyiapkan tiga program bantuan sosial (bansos) prioritas yang akan disalurkan pada tahun 2026. Ketiga program tersebut adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Indonesia Pintar (PIP). Penyaluran bansos ini diharapkan dapat lebih transparan dan tepat sasaran, sehingga benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.

Program PKH: Bantuan untuk Berbagai Kelompok Rentan

PKH tetap menjadi program terbesar dalam daftar bansos pemerintah. Program ini menyasar berbagai kelompok rentan seperti ibu hamil, anak usia dini, lansia, penyandang disabilitas, serta anak sekolah dari keluarga penerima manfaat. Besaran bantuan berbeda sesuai kategori, mulai dari Rp900 ribu per tahun untuk siswa SD hingga Rp3 juta per tahun bagi ibu hamil dan anak balita.

Untuk komponen kesehatan, ibu hamil dan anak usia dini menerima bantuan sebesar Rp3 juta per tahun. Sementara itu, lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan bantuan sebesar Rp2,4 juta per tahun. Di sektor pendidikan, PKH memberikan bantuan kepada anak sekolah dengan rincian Rp900.000 per tahun untuk siswa SD, Rp1,5 juta per tahun untuk siswa SMP, dan Rp2 juta per tahun untuk siswa SMA. Selain itu, ada juga kategori khusus bagi korban pelanggaran HAM berat dengan nilai bantuan yang jauh lebih besar, yakni Rp10,8 juta per tahun.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT): Mendukung Ketahanan Pangan

Program BPNT juga kembali disalurkan pada 2026 sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat berpenghasilan rendah. Penerima BPNT akan memperoleh saldo bantuan sebesar Rp200.000 per tahap. Dana BPNT disalurkan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Dalam mekanisme terbaru, dana tersebut juga dapat ditarik secara tunai sesuai ketentuan yang berlaku.

Program Indonesia Pintar (PIP): Mendukung Kebutuhan Pendidikan

Untuk mendukung keberlanjutan pendidikan, pemerintah tetap menjalankan Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Besaran bantuan PIP pada 2026 disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni Rp450.000 per tahun untuk siswa SD, Rp750.000 per tahun untuk siswa SMP, serta hingga Rp1,8 juta per tahun untuk siswa SMA/SMK.

Cara Memverifikasi Status Penerima Bansos

Mengingat adanya pengetatan kriteria melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat diimbau untuk memverifikasi ulang status kepesertaan bantuan sosial secara mandiri. Pengecekan hanya memerlukan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) melalui laman resmi Kementerian Sosial.

Berikut langkah-langkah pengecekan di situs cekbansos.kemensos.go.id: * Akses laman cekbansos.kemensos.go.id. * Masukkan domisili sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan). * Ketikkan nama lengkap sesuai e-KTP tanpa singkatan. * Masukkan kode captcha yang muncul pada layar untuk verifikasi keamanan. * Klik tombol “Cari Data”.

Sistem akan melakukan pencocokan basis data secara otomatis. Jika terdaftar, layar akan menampilkan tabel yang berisi nama, usia, dan jenis bantuan yang diterima, seperti PKH atau BPNT, dengan status “YA”. Sebaliknya, jika muncul keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM”, maka data tersebut belum terdaftar dalam basis data penerima manfaat pada tahun berjalan.

Ketersediaan Bantuan Sosial Lainnya

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan adanya tambahan bantuan baru seperti Bantuan Subsidi Upah (BSU). Dengan demikian, fokus penyaluran bantuan sosial 2026 tetap diarahkan pada PKH, BPNT, dan PIP sebagai tiga program utama.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan