Siapa Pelakor di Wisuda STIE Kendari? Video Istri Sah Labrak dan Kirim Bunga

Siapa Pelakor di Wisuda STIE Kendari? Video Istri Sah Labrak dan Kirim Bunga

Isu Perselingkuhan di Acara Wisuda Menghebohkan

Isu perselingkuhan kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Kali ini, kejadian yang menarik perhatian publik terjadi dalam acara wisuda di sebuah institusi pendidikan. Peristiwa ini memicu reaksi kuat dari para tamu undangan dan menjadi viral di media sosial.

Kronologi Kejadian di Acara Wisuda

Peristiwa bermula saat acara wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 66 Kendari digelar di sebuah hotel di Kota Kendari, Senin, 1 Desember 2025. Dalam suasana itu, seorang perempuan berinisial RSK mendatangi acara wisuda dan melabrak seorang wisudawati berinisial TA. Dalam video yang diterima redaksi, TA terlihat berjalan santai di dalam ruangan lokasi wisuda. Namun, di belakangnya tampak RSK mengikuti sambil merekam kejadian tersebut.

RSK terdengar melontarkan kata-kata bernada emosi yang menyebut TA sebagai perempuan perebut suami orang. “Kasihan perempuan ini, tidak punya rasa malu. Dia wisuda, tapi dia mengambil suami orang,” ucap RSK dalam rekaman yang kini viral.

TA yang juga diduga bernama Yani Awaludin terlihat tidak merespons dan tetap melangkah. Namun, di sisi lain, RSK sempat menarik tangan TA, yang sontak membuat suasana di sekitar mendadak riuh. Beberapa tamu undangan pun menoleh dan merekam kejadian tersebut.

Karangan Bunga Bernada Sindiran Keras

Tidak hanya melabrak secara langsung, RSK juga menyiapkan aksi lain yang mengundang perhatian. Di bagian depan aula wisuda, terpampang sebuah karangan bunga besar dengan tulisan bernada sindiran tajam. Pesan pada karangan bunga itu menyebut dugaan hubungan gelap yang telah berlangsung lama dan bahkan dituding telah menghasilkan seorang anak tanpa status hukum yang sah. Selain itu, tulisan tersebut menyebut bahwa perempuan yang dimaksud tidak perlu dihina karena dianggap sudah "terhina".

Keberadaan karangan bunga ini membuat isu diduga pelakor di wisuda STIE Kendari semakin cepat menyebar. Di sisi lain, banyak tamu yang mengabadikan pesan tersebut lalu mengunggahnya ke media sosial, hingga akhirnya viral.

Pengakuan Istri Sah Soal Dugaan Perselingkuhan

RSK kemudian memberikan keterangan kepada sejumlah media. Ia mengaku bahwa TA diduga menjalin hubungan dengan suaminya, HRY, selama kurang lebih empat hingga lima tahun. Selain itu, ia menyebut hubungan tersebut telah berulang kali putus-nyambung.

“Kurang lebih empat sampai lima tahun mereka berhubungan. Perempuan ini sering ditinggalkan, tetapi datang lagi,” ujar RSK saat dikonfirmasi.

Di sisi lain, RSK juga mengklaim bahwa hubungan tersebut telah menghasilkan seorang anak. Bahkan, ia menuding adanya dokumen pernikahan palsu yang digunakan TA dan HRY untuk menutupi hubungan mereka.

Riwayat Pernikahan RSK dan HRY

RSK menjelaskan bahwa dirinya menikah secara sah dengan HRY sejak tahun 2006. Namun, rumah tangga mereka sempat mengalami perpisahan pada 2024. Meski demikian, pada 2025 keduanya kembali menikah secara resmi.

“Saya menikah dengan suami saya tahun 2006. Kami sempat cerai tahun 2024, tetapi kembali menikah resmi tahun 2025,” jelasnya.

Selain itu, RSK menyebut HRY bekerja sebagai penambang. Hingga berita ini diturunkan, baik TA maupun HRY belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.

Wisuda Tetap Berjalan Meski Sempat Ricuh

Meski sempat terjadi ketegangan, prosesi wisuda STIE 66 Kendari tetap dilanjutkan. Namun, di sisi lain, banyak tamu undangan menyebut suasana acara menjadi canggung. Beberapa video memperlihatkan wisudawati yang diduga pelakor itu menutupi wajahnya saat dilabrak.

Bahkan, dalam potongan video lain, RSK terlihat terus mengikuti TA di dalam area wisuda. Rambut wisudawati yang telah ditata rapi untuk acara tersebut juga sempat tersentuh saat keributan kecil terjadi, sebelum akhirnya dilerai oleh pihak keamanan.

Viral dan Menjadi Sorotan Publik

Kasus diduga pelakor di wisuda STIE Kendari kembali menambah daftar panjang konflik rumah tangga yang terbuka di hadapan publik. Selain itu, kejadian ini menimbulkan diskusi luas tentang etika, privasi, dan cara menyikapi persoalan rumah tangga.

Meski kebenaran tudingan ini masih perlu diklarifikasi, peristiwa tersebut sudah terlanjur viral dan menjadi perbincangan nasional. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menunggu fakta lengkap dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan