Siklon IGGY Ancam Pesisir Selatan Jawa, BMKG Peringatkan Hujan dan Gelombang Tinggi

Siklon IGGY Ancam Pesisir Selatan Jawa, BMKG Peringatkan Hujan dan Gelombang Tinggi

Perkembangan Siklon Tropis IGGY dan Dampak yang Muncul

Siklon tropis IGGY terpantau berkembang pada 1 Januari 2026 pukul 10.00. Meskipun tidak langsung memengaruhi wilayah Indonesia, siklon ini menimbulkan dampak tak langsung dalam 24 jam hingga 72 jam ke depan. Dampak tersebut meliputi hujan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah pesisir selatan Banten, pesisir selatan Jawa Barat, pesisir selatan Jawa Tengah, dan pesisir selatan Yogyakarta.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Teguh Rahayu, perkembangan siklon tropis IGGY diberikan oleh Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Khusus BMKG, Miming Saepudin. Berdasarkan analisis BMKG per 2 Januari 2026 pukul 7.00, siklon itu berada di Samudra Hindia, selatan DI Yogyakarta, atau sekitar 840 kilometer sebelah selatan Cilacap.

Rahayu menjelaskan bahwa selain hujan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah pesisir selatan sebagian Jawa, ada juga dampak tak langsung berupa tinggi gelombang kategori sedang dan tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia. Tinggi gelombang kategori sedang (1,25 meter hingga 2,5 meter) dapat terjadi di beberapa wilayah seperti:

  • Selat Sunda bagian selatan
  • Perairan selatan Pulau Jawa hingga Lombok
  • Selat Bali dan Lombok bagian selatan
  • Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah
  • Samudra Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur

Sementara itu, gelombang kategori tinggi (2,5 meter hingga 4 meter) dapat terjadi di Samudra Hindia, selatan Jawa Timur.

Kecepatan angin siklon tropis IGGY pada 2 Januari 2026 pukul 7.00 mencapai 40 knots atau 75 kilometer per jam. Dengan kecepatan ini, siklon masuk dalam kategori 1. BMKG memprediksi bahwa siklon tropis IGGY akan berada di Samudra Hindia, selatan Jawa Tengah atau sekitar 920 kilometer sebelah selatan Cilacap pada Sabtu 3 Januari 2026. Kecepatan anginnya diprediksi melemah menjadi kategori rendah, yaitu 35 knot atau 65 kilometer per jam.

"Kecepatan angin maksimum siklon tropis IGGY diprediksi menurun menjadi kategori low dalam 24 jam ke depan (Sabtu 3 Januari 2026, pukul 7.00). Arah pergerakannya ke barat daya, menjauhi wilayah Indonesia," ujar Rahayu.

Siklon tropis IGGY berkembang dari bibit siklon tropis 90S. Bibit siklon tersebut tumbuh di Samudra Hindia, barat daya Lampung semenjak 29 Desember 2025 pukul 13.00. Pada 1 Januari 2026 pukul 10.00, bibit siklon 90S mencapai intensitas siklon tropis.

BMKG mengimbau para pemangku kebijakan maupun masyarakat untuk senantiasa waspada akan dinamika cuaca. Bersamaan dengan hal itu, BMKG mengajak masyarakat memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui saluran resmi serta mengikuti arahan dan protokol evakuasi yang disampaikan pemerintah daerah apabila terjadi kondisi darurat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan