Sinopsis Film Dokumenter SEMES7A

Film dokumenter SEMES7A kembali menjadi sorotan di tengah bencana ekologis yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dengan menggandeng Nicholas Saputra sebagai salah satu produser, film ini menawarkan perspektif baru dalam memahami alam melalui lensa budaya. Melalui tujuh tokoh dari tujuh provinsi berbeda di Indonesia, SEMES7A menyajikan kisah-kisah inspiratif tentang pejuang lingkungan hidup yang berusaha menjaga keseimbangan alam dengan mengacu pada agama dan kebudayaan.
Film ini dimulai dengan mengikuti rutinitas Tjokorda Raka Kerthyasa, seorang tokoh budaya di Ubud, Bali. Salah satu momen penting dalam film adalah saat Nyepi, di mana umat Hindu mematikan listrik selama sehari penuh. Hal ini tidak hanya menjadi upaya pelestarian adat, tetapi juga berdampak nyata dalam mengurangi emisi harian di Bali. Ini menunjukkan bahwa tradisi dan kebudayaan bisa menjadi bagian dari solusi untuk isu lingkungan.
Setelah itu, kisah beralih ke Kalimantan Barat, tempat Agustinus Pius Inam, Kepala Dusun Sungai Utik, menjaga hutan dengan mengikuti tata cara adat. Film ini terus menghadirkan kisah-kisah para tokoh lainnya yang memiliki latar belakang berbeda namun memiliki tujuan sama: menjaga kelestarian alam.
Edukasi tentang Pentingnya Menjaga Keseimbangan Alam

Film dokumenter yang diproduksi oleh Tanakhir Films ini tidak hanya menyajikan pemandangan alam yang indah, tetapi juga memberikan edukasi mendalam tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam di Indonesia. Dengan menggabungkan unsur budaya dan agama, SEMES7A mengingatkan bahwa manusia memiliki peran besar dalam melawan perubahan iklim dan menjaga Bumi agar tetap lestari.
Film yang berdurasi 1 jam 28 menit ini mengambil latar di berbagai daerah seperti Bali, Kalimantan, NTT, Papua, Aceh, Yogyakarta, dan Jakarta. Selain itu, film ini bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Uni Eropa (EU), sehingga memiliki dampak yang lebih luas dalam menyampaikan pesan lingkungan.
Tayang Perdana di Bioskop pada 30 Januari 2020

SEMES7A pertama kali dirilis di bioskop pada 30 Januari 2020. Sebelumnya, film yang disutradarai oleh Chairun Nissa ini berhasil masuk ke dalam nominasi kategori Film Dokumenter Fitur Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2018. Film ini juga sempat ditayangkan secara perdana di Netflix pada 17 Agustus 2020 lalu.
Dengan menghadirkan narasi yang kuat dan visual yang menarik, SEMES7A menjadi salah satu film dokumenter yang mampu menginspirasi penonton untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Film ini tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana budaya dan agama dapat menjadi alat efektif dalam menjaga keberlanjutan alam.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar