Siswa dan Orang Tua di Medan Bergantian Ambil Paket MBG Meski Sekolah Libur

Siswa dan Orang Tua di Medan Bergantian Ambil Paket MBG Meski Sekolah Libur

Pembagian Paket Makanan Bergizi Tetap Berlangsung Meski Sekolah Libur

Meskipun masa libur sekolah telah dimulai, sejumlah lembaga pendidikan di Medan tetap menjalankan program pembagian paket Makanan Bergizi (MBG) kepada siswanya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi meskipun tidak ada aktivitas belajar mengajar.

Pantauan menunjukkan bahwa pembagian MBG masih berlangsung di SMA Negeri 2 Medan pada Rabu (31/12/2025). Rosmita, seorang guru sekaligus staf Tata Usaha di sekolah tersebut, menjelaskan bahwa pihak sekolah tetap membagikan paket MBG selama masa libur. Menurutnya, hal ini dilakukan agar siswa tetap mendapatkan asupan makanan yang bergizi dan seimbang.

Setiap paket MBG berisi berbagai jenis makanan seperti buah-buahan, yoghurt, roti, serta kacang-kacangan. Menu yang disusun rapi ini dirancang untuk bisa dinikmati selama tiga hari. Paket-paket tersebut ditempatkan di atas meja di sekolah, sehingga siswa atau orang tua yang datang dapat mengambilnya dengan mudah.

“Anak-anak tetap antusias mengambil MBG ke sekolah. Kami juga tidak menyangka mereka ramai-ramai datang,” ujar Rosmita.

Menurutnya, ia tetap bertugas mengawasi pembagian MBG karena staf Tata Usaha masih masuk kerja hingga Rabu (31/12/2025). Selama dua hari terakhir, petugas menunggu siswa atau perwakilan keluarga untuk mengambil paket MBG mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Paket MBG boleh diambil langsung oleh siswa, orang tua, maupun kerabat dekat rumah siswa, dengan syarat telah dikonfirmasi terlebih dahulu kepada petugas pembagian. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap paket sampai kepada penerima yang tepat.

Beberapa siswa kelas XII, seperti Altaf Afif, Kayla Arafah, dan Muhammad Fazli, mengaku senang bisa menikmati menu MBG meski sekolah sedang libur. “Karena menunya enak-enak, ambilnya tetap menyenangkan,” katanya.

Meskipun harus datang ke sekolah hanya untuk mengambil MBG, mereka tetap merasa bahagia. “Hari ini menunya untuk 3 hari, ada buah yoghurt dan roti,” ungkapnya.

Pembagian MBG selama masa libur ini diharapkan tetap memastikan pemenuhan asupan gizi siswa, meski mekanismenya menuntut peran aktif orang tua atau keluarga untuk datang ke sekolah.

Manfaat dan Kesiapan Siswa dalam Mengikuti Program MBG

Program MBG memiliki manfaat penting bagi kesehatan dan perkembangan siswa. Dengan adanya program ini, siswa tetap bisa mendapatkan nutrisi yang cukup meskipun tidak berada di lingkungan sekolah. Hal ini sangat penting, terutama bagi siswa yang tinggal jauh dari rumah atau tidak memiliki akses mudah terhadap makanan bergizi.

Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi orang tua untuk lebih terlibat dalam kehidupan sekolah anak mereka. Dengan datang ke sekolah, orang tua dapat melihat langsung bagaimana proses pembagian MBG berjalan dan berinteraksi dengan staf sekolah.

  • Beberapa siswa mengungkapkan kepuasan mereka terhadap menu MBG.
  • Orang tua dan keluarga diharapkan tetap aktif dalam mengambil paket MBG.
  • Staf sekolah tetap hadir untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Tantangan dan Solusi dalam Pelaksanaan Program

Meski program MBG berjalan baik, ada beberapa tantangan yang dihadapi. Salah satunya adalah keterbatasan waktu pengambilan paket. Petugas hanya menerima pengambilan selama jam kerja, yaitu pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Hal ini bisa menjadi kendala bagi orang tua yang sibuk bekerja.

Untuk mengatasi hal ini, pihak sekolah dapat mempertimbangkan pengaturan waktu yang lebih fleksibel atau penyediaan layanan pengiriman paket ke rumah siswa. Namun, hingga saat ini, metode pengambilan langsung masih digunakan sebagai bentuk partisipasi aktif dari keluarga.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan