Siswa SMPN 2 Martapura Barat Akhirnya Bisa Berupacara di Halaman Sekolah

Siswa SMPN 2 Martapura Barat Akhirnya Bisa Berupacara di Halaman Sekolah

Kepala Sekolah dan Momen Bersejarah di SMPN 2 Martapura Barat

Di tengah halaman sekolah yang kini telah berubah, Neneng Putri Sari Ramadan, kepala SMPN 2 Martapura Barat Kabupaten Banjar, berdiri tegak sambil memimpin upacara bendera. Pada Senin pagi, ia mengangkat tangan dengan penuh hormat pada Sang Merah Putih yang perlahan naik ke puncak tiang. Mata Neneng berkaca-kaca, menunjukkan rasa haru yang mendalam.

Bagi Neneng, momen ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah pertama kalinya dalam hampir satu tahun setelah ia menjabat sebagai kepala sekolah, ia bisa melihat lebih dari 80 siswa berbaris rapi untuk melakukan upacara bendera di halaman sekolah. Ia merasa campur aduk antara senang, bangga, dan lega.

“Rasanya campur aduk. Senang, bangga, sekaligus lega. Kami tidak bisa upacara karena halaman selalu tergenang. Sekolah ini bahkan tidak punya halaman yang layak,” ujarnya sambil mengusap air mata.

Sebelumnya, sekolah ini kesulitan melaksanakan kegiatan formal seperti upacara bendera karena kondisi lahan yang tidak memadai. Sekolah yang dibangun di atas lahan rawa dan perairan di area persawahan memiliki fasilitas lapangan yang sangat terbatas. Hal ini memaksa kegiatan olahraga dilakukan di selasar dan teras sekolah, sedangkan upacara bendera sama sekali tidak bisa dilaksanakan.

Titik balik datang berkat bantuan pembangunan lapangan olahraga dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Lapangan baru ini akhirnya mengubah kondisi fisik sekolah, memungkinkan seluruh siswa dan guru untuk berkumpul dalam formasi upacara bendera yang lengkap.

Neneng bersyukur proposal ke Disdik Banjar akhirnya berhasil membuat sekolah memiliki lapangan. “Tidak ada lagi kini cerita yang terperosok. Kalau sebelumnya kan dari pelataran sekolahnya. Jadi sampai ada yang terperosok termasuk pengawas sekolah kami,” kata dia.

Ke depannya, lapangan baru yang merupakan bantuan dari Disdikbud Banjar itu juga akan dimanfaatkan secara maksimal untuk berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga, membuka potensi prestasi siswa di bidang non-akademik.

Meskipun sudah ada lapangan, diakui Neneng, sekolah tersebut belum aman. Sebab pagar belum ada dan akses pendekat ke sekolah dari jalan raya belum diperbaiki. “Jadi seratus persen nyan juga belum memadai. Tapi setidaknya bertahap sudah ada kemajuan berarti dari segi fasilitas,” kata Neneng.

Karena itu pula dia pun masih membuka ruang bagi pihak donatur manapun yang bisa membantu. “Ke depan saya masih terus berusaha untuk memajukan sekolah ini agar punya infrastruktur yang ideal,” kata dia.

Perjuangan dan Harapan untuk Masa Depan Sekolah

Upacara bendera yang berlangsung pada Senin (1/12/2025) itu begitu khidmat. Tentu juga menjadi momen bersejarah bagi seluruh warga sekolah. Itu menandai berakhirnya keterbatasan fasilitas yang sebelumnya menghambat pelaksanaan kegiatan formal tersebut.

Selama beberapa bulan terakhir, SMPN 2 Martapura Barat menghadapi kendala besar dalam melaksanakan upacara bendera dan kegiatan lapangan lainnya. Kondisi ini memaksa kegiatan olahraga harus dilakukan di selasar dan teras sekolah. Sementara upacara bendera tidak dapat terselenggara sama sekali, berbeda dengan sekolah-sekolah umum lainnya.

Bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar akhirnya menjadi solusi untuk masalah ini. Lapangan olahraga yang dibangun mampu mengubah kondisi fisik sekolah, memungkinkan siswa dan guru untuk berkumpul dalam formasi upacara bendera yang lengkap.

Momen ini menjadi simbol bahwa meskipun dengan segala keterbatasan, Neneng dan seluruh warga sekolah tetap mampu berdiri, berjuang, dan mencintai negeri. Upacara pagi itu bukan hanya seremonial, tetapi juga representasi dari semangat dan tekad untuk terus berkembang.

Dengan adanya lapangan baru, Neneng berharap sekolah ini bisa menjadi tempat yang lebih nyaman dan aman bagi siswa dan guru. Meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, ia tetap optimis bahwa langkah-langkah ke depan akan membawa perubahan positif.

Langkah-Langkah untuk Memperbaiki Fasilitas Sekolah

Berikut beberapa langkah yang telah dilakukan oleh SMPN 2 Martapura Barat untuk meningkatkan fasilitas sekolah:

  • Pembangunan Lapangan Olahraga
    Bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar memungkinkan pembangunan lapangan olahraga yang digunakan untuk berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga. Hal ini menjadi awal dari perbaikan fasilitas sekolah.

  • Perbaikan Akses Masuk Sekolah
    Meski lapangan sudah dibangun, akses masuk dari jalan raya masih perlu diperbaiki. Neneng berharap pihak terkait bisa segera menangani masalah ini.

  • Pembangunan Pagar Sekolah
    Saat ini, sekolah belum memiliki pagar yang cukup kuat. Neneng berharap pihak donatur bisa membantu membangun pagar yang aman.

  • Peningkatan Infrastruktur
    Selain lapangan, Neneng juga ingin meningkatkan infrastruktur lainnya seperti ruang kelas, toilet, dan fasilitas pendukung lainnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan