
Truk Trailer Terjun dari Jembatan dan Terperosok ke Sungai Kaliombo
Pada dini hari Sabtu (13/12/2025), sebuah truk trailer bernomor polisi H 8237 OH mengalami kecelakaan serius di Jalan Pantura, tepatnya di dekat Jembatan Sungai Kaliombo. Kejadian ini terjadi di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Truk yang membawa muatan pupuk urea dari Palembang itu awalnya menabrak besi pembatas jembatan hingga pecah. Setelah itu, truk yang melaju dari arah barat dengan tujuan bongkar muatan di Lasem, Rembang, tiba-tiba keluar jalur saat melintas di atas jembatan.
Bagian kepala dan badan truk pun langsung terperosok ke dalam sungai. Muatan berupa karung-karung pupuk urea yang ditutupi terpal hijau tumpah berhamburan ke dalam air. Hal ini menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan tersebut.
Sopir truk, Supriyanto, mengakui bahwa dirinya sedang dalam kondisi lelah dan mengantuk saat kecelakaan terjadi. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang sepi dan hujan yang turun membuatnya tidak sadar bahwa truk telah keluar jalur hingga akhirnya terjun ke sungai.
Saya mau ke Lasem. Jalan sepi dan hujan. Saya ngantuk, sudah dua hari dua malam belum istirahat. Baru sadar setelah truk jatuh ke sungai, ujar Supriyanto.
Beruntung, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Supriyanto berhasil menyelamatkan diri meskipun truk yang ia kendarai mengalami kerusakan cukup parah.
Penyebab Kecelakaan
Dari keterangan sopir, kecelakaan ini diduga disebabkan oleh faktor kelelahan dan kurangnya kewaspadaan. Kondisi jalan yang sepi dan cuaca buruk memperparah situasi. Selain itu, kebiasaan pengemudi untuk tidak beristirahat cukup lama juga menjadi salah satu penyebab utama.
Beberapa ahli keselamatan berkata bahwa pengemudi harus lebih waspada ketika berkendara di jalan raya, terutama pada jam-jam tertentu seperti dini hari. Mereka juga menyarankan agar pengemudi melakukan istirahat secara berkala dan tidak terlalu lama mengemudi tanpa jeda.
Tindakan yang Diambil
Setelah kecelakaan terjadi, petugas kepolisian setempat segera tiba di lokasi kejadian. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap kondisi truk dan memastikan tidak ada korban jiwa. Selain itu, petugas juga mulai membersihkan sisa-sisa pupuk urea yang tumpah ke dalam sungai untuk mencegah pencemaran lingkungan.
Selain itu, tim evakuasi juga dikerahkan untuk mengevakuasi truk dari dalam sungai. Proses ini memakan waktu cukup lama karena posisi truk yang terperosok cukup dalam dan sulit dijangkau.
Langkah Pencegahan
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk lebih waspada dan menghindari kelelahan saat berkendara. Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan, seperti:
- Mengatur jadwal istirahat yang cukup
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berkendara
- Menghindari berkendara di bawah pengaruh kelelahan atau kantuk
- Mematuhi aturan lalu lintas dan batas kecepatan
Dengan langkah-langkah tersebut, risiko kecelakaan dapat diminimalkan, dan keselamatan pengemudi serta pengguna jalan lainnya dapat terjaga.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar